Sejarah Masjid Cordoba Spanyol

- Reporter

Selasa, 13 September 2022 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

picture by republika

picture by republika

SiaranDepok.com – Masjid Cordoba atau bisa disebut Mezquita adalah sebuah Katedral yang sesuai dengan namanya berlokasi di Cordoba, Spanyol. Dulu, tempat ini merupakan sebuah Masjid ketika pemerintahan Islam berkuasa di Spanyol. Cordoba merupakan sebuah ibukota Spanyol pada saat kekhalifahan Dinasti Umayyah.

Lalu, setelah Reconquista yang berarti Penaklukkan Kembali Spanyol oleh kaum Kristiani bangunan ini dialihfungsikan menjadi sebuah Gereja dengan gaya arsitektur Moor dan katedral gotik yang berada di tengah gedung. Saat ini, bangunan ini digunakan sebagai gedung katedral diosese Cordoba, Spanyol.

Awalnya, Masjid ini adalah tempat lokasi gereja Katolik yang dibangun oleh bangsa Visigoth, Romawi. Setelah pasukan Muslim berhasil menguasai Andalusia, tempat tersebut akhirnya dibagi menjadi dua wilayah, yakni satu untuk kaum Muslim dan satu lagi untuk umat Kristiani. Pembagian wilayah ini terus berlanjut hingga pada masa

kekhalifahan Abdurrahman I berhasil menguasai wilayah Kristen, bangunan tersebut dirobohkan dan diganti dengan Masjid Cordoba.­

Kemudian Masjid ini dibangun pada 787 M dan pembangunannya terus dilakukan oleh khalifah-khalifah berikutnya. Ketika pemerintahan Bani Umayyah berkuasa, Cordoba dijadikan sebagai ibukota Spanyol di bawah kekuasaan Islam dan terkenal dipenjuru Eropa. Selain sebagai ibukota terkenal, ketika itu Cordoba pun juga dikenal sebagai pusat peradaban ilmu pengetahuan. Bahkan, perpustakaannya dapat mencapai 400.000 pengunjung.

Berita Terkait

Bahasa Ibu: Tersisih di Rumah Sendiri
BBM dan Bahasa Kekuasaan: Ketika Pernyataan Menteri Menguji Psikologi Publik
Logat Jawa: Kesalahan Berbahasa atau Identitas Linguistik?
Stres di Tengah Santai: Saat Bahasa Feed dan Notifications Memaksa Otak Kita Multitasking
EYD di Tengah Tren Mengetik Gaul: Menemukan Kembali Standar Berbahasa
MENGAPA PIKIRAN DAN UCAPAN TIDAK SEJALAN? PERSPEKTIF PSIKOLIGUISTIK
Kenapa Setan Sekarang Bicara Bahasa Jawa Kromo? Rahasia di Balik Teror Linguistik Film Horor Kita
Anatomi Racun Diksi: Mengapa Kita Lebih Suka Membedah Fisik daripada Kebijakan?

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:30 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:08 WIB

Temui Ratusan TPK, Menteri Wihaj Pastikan Distribusi MBG 3B di Cianjur Berjalan

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:04 WIB

52 RTLH di Depok Direnovasi Lewat Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Merah Putih

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:04 WIB

Maksimalkan Penyaluran SPPT, Petugas RW 04 Pondok Cina Datangi Rumah Warga

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:03 WIB

Tiga Unit Kerja Pemkot Depok Raih Penghargaan Ombudsman atas Kualitas Pelayanan Publik

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:57 WIB

Ringankan Beban Dapur Jelang Ramadan, Pemkot Depok Hadirkan “Pasar Murah” di Kalibaru Besok

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:57 WIB

Damkar Depok Respons Cepat Kebakaran Rumah di Abadijaya, Dua Nyawa Berhasil Diselamatkan

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:56 WIB

Perkuat Keamanan Lingkungan, Korbinmas Baharkam Polri Gelar ‘Ngopi Kamtibmas’ di Rangkapan Jaya Depok

Berita Terbaru