Lagi! Senat AS Gagal Batasi Wewenang Perang Donald Trump Terhadap Iran

- Reporter

Kamis, 16 April 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok –Upaya parlemen Amerika Serikat untuk mengerem langkah militer Presiden Donald Trump terhadap Iran kembali menemui jalan buntu. Dalam pemungutan suara terbaru yang digelar Rabu (15/4/2026), Senat AS gagal meloloskan resolusi pembatasan wewenang perang presiden untuk keempat kalinya. Hasil pemungutan suara menunjukkan angka 47-52, di mana mayoritas pendukung berasal dari Partai Demokrat, sementara Partai Republik tetap solid memberikan dukungan kepada kebijakan Trump di Timur Tengah.

Kegagalan ini terjadi di tengah tensi tinggi pasca-operasi militer gabungan AS-Israel yang berlangsung sejak akhir Februari lalu. Meski gencatan senjata baru saja disepakati pekan lalu, para pendukung resolusi menilai tindakan Trump selama ini inkonstitusional karena melangkahi hak eksklusif Kongres dalam menyatakan perang. Sebaliknya, pihak Gedung Putih bersikeras bahwa setiap langkah militer yang diambil adalah bentuk pembelaan diri yang mendesak atas ancaman nyata Iran terhadap keamanan nasional AS.

Senator Chris Murphy dari Partai Demokrat mengkritik keras sikap pasif Senat dalam melakukan pengawasan terhadap kebijakan perang yang dinilai tidak terarah tersebut. Dalam pernyataannya sebelum pemungutan suara, Murphy menyoroti kerugian besar yang harus ditanggung dunia akibat konflik ini. Ia mengecam bagaimana kepemimpinan mayoritas di Senat seolah menutup mata terhadap biaya perang yang fantastis serta dampak kemanusiaan yang ditimbulkannya.

“Kita tidak boleh mengabaikan betapa luar biasanya kepemimpinan Partai Republik di Senat kita, yang menolak untuk melakukan pengawasan terhadap perang yang menelan biaya miliaran dollar AS setiap minggu. Perang telah menyebabkan hilangnya belasan nyawa warga AS, memicu perang regional di seluruh Timur Tengah, dan secara harfiah menghancurkan perekonomian di seluruh dunia,” tegas Senator Chris Murphy. (Yuda)

Berita Terkait

Mendiktisaintek Pastikan Perlindungan bagi Korban Pelecehan Seksual di FH UI
Eks Kabais Singgung Aturan Pensiun Baru TNI Picu Penyiraman Air Keras
Trump Surati China Larang Pasok Iran Senjata, Apa Kata Xi Jinping?
Loker 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Dibuka, yang Lolos Jadi Pegawai BUM
Wawalkot Depok Dorong Solusi Fiskal dan Perkuat Dukungan Program Nasional di Forum REBOAN
Pemkot Depok Perluas Sekolah Gratis ke PAUD, 33 Lembaga Siap Digratiskan
Penataan Kabel Udara di Serua Dipercepat, Target Rampung Jelang HUT ke-27 Kota Depok
ASN Depok Bersih-Bersih Situ Bahar, Hidupkan Semangat HUT ke-27 Lewat Aksi Nyata

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:40 WIB

Lagi! Senat AS Gagal Batasi Wewenang Perang Donald Trump Terhadap Iran

Kamis, 16 April 2026 - 12:33 WIB

Mendiktisaintek Pastikan Perlindungan bagi Korban Pelecehan Seksual di FH UI

Kamis, 16 April 2026 - 12:29 WIB

Eks Kabais Singgung Aturan Pensiun Baru TNI Picu Penyiraman Air Keras

Kamis, 16 April 2026 - 12:27 WIB

Trump Surati China Larang Pasok Iran Senjata, Apa Kata Xi Jinping?

Kamis, 16 April 2026 - 12:25 WIB

Loker 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Dibuka, yang Lolos Jadi Pegawai BUM

Kamis, 16 April 2026 - 12:20 WIB

Pemkot Depok Perluas Sekolah Gratis ke PAUD, 33 Lembaga Siap Digratiskan

Kamis, 16 April 2026 - 12:17 WIB

Penataan Kabel Udara di Serua Dipercepat, Target Rampung Jelang HUT ke-27 Kota Depok

Kamis, 16 April 2026 - 12:14 WIB

ASN Depok Bersih-Bersih Situ Bahar, Hidupkan Semangat HUT ke-27 Lewat Aksi Nyata

Berita Terbaru