Soroti Isu Perlindungan Hukum Terhadap Anak, Miftahul Capai Gelar Doktor di Universitas Borobudur

- Reporter

Jumat, 2 Mei 2025 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Miftahul Munir, mahasiswa program Doktor Ilmu Hukum resmi meraih gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Reformulasi Diversi dalam Perlindungan Hukum terhadap Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Guna Pembaharuan Hukum Pidana yang Berkeadilan”.

Acara yang digelar di Auditorium Universitas Borobudur, Jakarta, Rabu (30/4/2025) ini dihadiri oleh para akademisi, pejabat universitas, serta keluarga besar Miftahul Munir.

Sidang promosi doktor yang dipimpin oleh Prof. Ir. H. Bambang Bernanthos, M.Sc., yang merupakan Rektor Universitas Borobudur itu berlangsung dengan khidmat.

Dalam disertasinya, Miftahul Munir mengangkat isu tentang urgensi reformulasi mekanisme diversi bagi anak sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa banyak anak terjerumus dalam kasus narkotika sebagai korban penyalahguna narkotika, bukan sebagai pelaku.

Munir menilai bahwa sistem peradilan saat ini masih bersifat represif dan belum memaksimalkan prinsip keadilan restoratif sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Diversi bukan sekadar pengalihan perkara, tapi bentuk perlindungan terhadap masa depan anak.

“Negara wajib memastikan proses hukum yang tidak justru merusak anak-anak yang seharusnya dibina dan direhabilitasi,” kata Munir dalam sesi presentasi.

Munir menekankan bahwa reformulasi diperlukan untuk menguatkan posisi diversi sejak tahap penyidikan, memisahkan perlakuan terhadap anak penyalahguna dari pelaku kriminal dewasa, dan memperkuat koordinasi antar lembaga hukum dan sosial.

Ia juga mengusulkan pembentukan pedoman pelaksanaan diversi secara lebih teknis dan berkelanjutan. Sidang yang berlangsung lebih dari satu jam ini juga mencakup sesi tanya jawab dari para penguji.

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan berfokus pada landasan regulasi diversi dalam sistem peradilan pidana anak, tantangan penerapan dalam kasus narkotika, serta bagaimana sistem hukum dapat menghindari pendekatan yang terlalu menghukum anak.

Disertasi yang disusun Munir mendapat pujian dari promotor sidang yakni Prof. Dr. H. Faisal Santiago, S.H., M.M..

Faisal menyatakan, disertasi itu memiliki ketajaman analisis dan mencerminkan kepedulian yang nyata terhadap isu strategis pada tatanan sistem hukum dalam hal perlindungan anak dalam kasus narkotika.

“Ia (Munir) berhasil menghadirkan gagasan reformulasi diversi yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan lapangan,” tutur Prof Faisal Santiago.

Berita Terkait

DPRD Depok Setujui Raperda APBD 2025, Tekankan Evaluasi PAD dan Serapan Belanja
Wali Kota Depok Apresiasi BKSAP DPR RI Dorong Kota Depok Bersaing di Kancah Global
Muhammad Mufti Mubarok dan Syaiful Ahmar Terpilih Sebagai Ketua dan Wakil Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional 2024-2027
Hasto PDIP Respons Usulan TKN Prabowo-Gibran Soal Debat Pilpres Pakai Bahasa Inggris
Polsek Sukmajaya Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Uang di Salah Satu Minimarket Cilodong
Puan Maharani Ajak Masyarakat Laksanakan Pemilu dengan Cerdas dan Riang Gembira
Mahfud MD Soroti Jual Beli Kasus dan Vonis Oleh Mafia Hukum
Catat! KPU Rilis Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Kebakaran Melanda Komplek Kopassus Sukatani Depok, 5 Unit Damkar Dikerahkan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:41 WIB

28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:29 WIB

BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG Karangturi usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Batik Gong Si Bolong Depok Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:20 WIB

10 Pasang Finalis Abang Mpok Depok Tampilkan Bakat Lewat Lenong dan Budaya Lokal

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Galakkan ‘Opsih Jumat’, Kelurahan Beji Dorong Gotong Royong Ciptakan Lingkungan Asri

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Lurah Cilangkap Imbau Warga Stop Bakar Sampah Usai Insiden Kebakaran Rumah Lansia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Batik Gong Si Bolong Khas Depok Unjuk Gigi di Panggung IFW 2026

Berita Terbaru