Hadits Tentang Surga Ada di Bawah Telapak Kaki Ibu

- Reporter

Rabu, 23 November 2022 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Berbakti kepada kedua orang tua merupakan suatu kewajiban yang wajib dilakukan. Hal ini dibahas dalam Al-Quran dan hadits salah satunya dalam hadits surga di bawah telapak kaki ibu.

Quraish Shihab dalam bukunya, Birrul Walidain menerangkan bahwa sangat wajar mengapa kitab suci menuntun kata patuh kepada Allah dengan perintah bakti kepada orang tua, khususnya kepada ibu. Rasulullah bahkan menyebut “ibu, ibu, ibu” baru kemudian “ayah”.

Hadits Surga di bawah Telapak Kaki Ibu

Dilansir dari laman NU Online, pendapat mengenai hadits tentang surga di bawah telapak kaki ibu (al-jannatu tahta aqdaamil ummahaat) menurut jumhur ulama, memiliki riwayat yang lemah bahkan palsu. Namun, ada potongan hadits yang menurut ulama, status riwayatnya (berdasarkan perawinya adalah hasan). Hadits tersebut diriwayatkan oleh An-Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad, dan dishahihkan oleh Al-Hakim. Hadits tersebut adalah:

عن معاوية بن جاهمة السلمي، أن جاهمة رضي الله عنه جاء إلى النبي صلى الله عليه وسلم فقال : يا رسول الله أردت أن أغزو وقد جئت أستشيرك . فقال : هل لك من أم؟ قال نعم. قال : فالزمها فإن الجنة تحت رجليها

Artinya: “Dari Mu’awiyah bin Jahimah As-Sulami, ia datang menemui Rasulullah SAW. la berkata, ‘Wahai Rasulullah, saya ingin ikut berperang dan saya sekarang memohon nasihat kepadamu? ‘Rasulullah SAW lalu bersabda, ‘Kamu masih punya ibu? ‘Mu’awiyah menjawab, ‘Ya, masih. Rasulullah SAW bersabda, ‘Berbaktilah kepada ibumu (lebih dahulu) karena sungguh ada surga di bawah kedua kakinya!”

Makna “Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu”

Ada banyak hikmah yang bisa dipelajari dan diambil pelajarannya dari hadits di atas. Berdasarkan buku Mencari Surga di Telapak Kaki Ibu karya Abdul Wahid, Ronny Strada menerangkan makna dari mencari surga di telapak kaki ibu, bahwa ini merupakan sebuah cara kita untuk berbakti kepada orang tua, khususnya seorang ibu.

Surga yang dimaksud bukan hanya surga akhirat saja. Namun surga yang dimaksud adalah cara-cara supaya kita mendapatkan ridha, kasih sayang, cinta, maupun keikhlasan ibu. Diharapkan juga dengan berbakti kepada ibu, maka Allah akan memberikan hidayah dan ampunan-Nya kepada kita. Sehingga, pasti nantinya akan menerima perlindungan dalam menjalani semua perintah-Nya dan diberikan kekuatan untuk menjauhi segala larangan-Nya.

Dikatakan juga bahwa maksud dari ‘surga di bawah telapak kaki ibu’ adalah sebagai kiasan karena kita sebagai anak wajib nurut dan berbakti kepada ibu. Cara berbakti kepada ibu adalah dengan menghormati, menghargai, dan mendahulukan kepentingannya. Surga di bawah telapak kaki ibu adalah sebagai bentuk kepatuhan dan bakti kepadanya. Karena bakti tersebutlah yang nantinya akan menjadi jalan untuk menggapai surga.

Ibu menempatkan diri sebagai posisi pertama sebelum ayah. Quraish Shihab dalam bukunya menjelaskan bahwa ibu bagi seorang anak adalah sesuatu yang amat penting bagi hidupnya, sedangkan anak bagi ibu adalah sesuatu bagi hidupnya. Menurutnya, ibu adalah salah satu ciptaan Tuhan yang paling mengagumkan.

Hati ibu adalah anugerah terindah dari Tuhan, dan darinyalah sumber mendapatkan kebajikan. Ibu secara langsung berinteraksi dengan manusia mulai dari mengandung, melahirkan, menyusui, dan menanamkan nilai-nilai luhur pada anak-anaknya. Oleh sebab itu, dapat disebut bahwa hubungan ibu dengan janin bayinya merupakan hubungan yang sepihak.

Senada dengan penjelasan buku Anda Bertanya Islam Menjawab oleh Muhammad Mutawalli Sha’rawi bahwa arti hadits dari surga di bawah telapak kaki ibu artinya yaitu surga ada dalam keridhaan ibu. Bagi siapa saja yang menginginkan surga, berbakti dan rendahkan hatimu untuk memperoleh keridhaan ibumu agar kamu masuk surga.

Berita Terkait

Langkah Tegas DPUPR Kota Depok: Perketat Pengawasan Proyek Strategis Demi Mutu Infrastruktur
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa
Perbaikan Jalan H. Kenan Diapresiasi Warga RW 14 Bojongsari, Beraktivitas Semakin Mudah
DPRD Depok Setujui Raperda APBD 2025, Tekankan Evaluasi PAD dan Serapan Belanja
Pasca-Kebakaran, Wawalkot Depok Pastikan Kondisi TPA Cipayung Aman dari Titik Api Susulan
Dishub Pastikan Angkot Listrik Trayek D10A Depok Segera Beroperasi
Gali Potensi Global, BKSAP DPR RI Dorong Kota Depok Bersaing di Kancah Internasional
KuduSS Ramah Depok Tegas Menolak LGBT: Menjaga Moral Kota Religi dari Opini Sesat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:14 WIB

Langkah Nyata Pemkot Depok Dorong Kota Ramah Anak dan Inklusif

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:19 WIB

Djoko Ramiadji Perkuat Tata Kelola PT Mustika Ratu, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:42 WIB

Memanfaatkan Lahan Sempit, Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Depok

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:35 WIB

Mendorong Budaya Sensor Mandiri: Langkah Pemkot Depok Membangun Generasi Bijak Tontonan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:55 WIB

Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:52 WIB

KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Capai Progres 15 Persen

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:56 WIB

LSF Dorong Kesadaran Publik Memilih Tontonan Melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri

Berita Terbaru

Lurah Kukusan, Kholifah yang akrab disapa Olif (tengah) bersama kader PKK di wilayahnya. (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Kunjungan Cing Ikah Jadi Pendorong Warga Kukusan Rawat Lingkungan

Kamis, 23 Jul 2026 - 20:12 WIB