Hadits Golongan Orang yang Pertama Masuk Surga

- Reporter

Rabu, 23 November 2022 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Orang yang pertama masuk surga mempunyai keistimewaan tersendiri. Menurut Rasulullah SAW dalam salah satu hadits, wajah mereka berseri seperti bulan purnama.

Dituliskan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, orang pertama yang akan masuk surga berasal dari umat Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

“Kita adalah orang-orang pertama yang masuk surga di hari kiamat, meskipun mereka diberi kitab suci terlebih dahulu, dan kita diberi kitab suci belakangan.” (HR Bukhari, Muslim, dan An-Nasa’i)

Kemudian, Imam Muslim juga meriwayatkan hadits Abu Shalih dari Abu Hurairah dengan redaksi yang lebih panjang. Rasulullah SAW bersabda,

“Kita memang umat terakhir. Tapi kita umat pertama yang masuk surga di hari kiamat. Kita umat pertama yang masuk surga. Mereka memang mendapatkan kitab suci lebih dahulu dari kita. Sementara kita mendapatkan kitab suci setelah mereka. Namun mereka berbeda pendapat. Sedangkan kita diberi petunjuk oleh Allah SWT tentang perselisihan mereka menuju jalan yang benar.”

Selain memberitahu bahwa umatnya akan masuk surga di urutan pertama, Rasulullah SAW juga memberitahukan mengenai ciri-ciri rombongan pertama di antara mereka. Hal ini turut dijelaskan Ibnul Qayyim al-Jauziyyah dalam Hadil Arwah ila Biladil Afrah dan diterjemahkan oleh Zainul Maarif.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah mengutip sebuah hadits shahih dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Rombongan pertama yang masuk surga berwajah seperti bulan purnama. Mereka tidak meludah, tidak beringus, dan tidak buang air besar. Bejana dan sisir mereka terbuat dari emas dan perak. Sanggul mereka dari dupa. Keringan mereka minyak kasturi. Mereka masing-masing punya dua istri yang saking indahnya, sumsum betisnya pun dapat terlihat dari luar daging. Mereka tidak saling berselisih dan saling marah. Hati mereka satu. Mereka memuji Allah sepanjang siang dan malam.” (HR Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dan Ibnu Abi Dunya)

Menurut riwayat shahih lain turut dikatakan, rombongan pertama yang masuk surga tersebut tingginya 60 hasta, seperti tinggi Nabi Adam AS. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

“Rombongan pertama yang masuk surga berwajah seperti bulan purnama, yang diwarnai oleh cahaya bintang kemintang di langit yang cerah. Mereka tidak buang air kecil dan buang air besar. Mereka tidak meludah dan beringus. Sisir mereka dari emas. Keringat mereka dari minyak kasturi. Sanggul mereka dari dupa. Istri mereka bidadari. Tingkah laku mereka seperti seorang lelaki. Perawakan mereka seperti ayah mereka, Adam yang di langit, yaitu setinggi enam puluh hasta langit.”

Siapa Orang yang Pertama Masuk Surga?

Orang yang termasuk golongan ini adalah orang-orang yang memuji Allah SWT, baik sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,

“Orang yang pertama kali dipanggil ke surga di hari kiamat adalah hammadun, yaitu orang-orang yang memuji Allah baik secara sembunyi-sembunyi atau terang-terangan.” (HR Ath Thabrani, Al Bazar, Al Hakim, Abu Nu’aim, Al Baihaqi)

Sementara itu, menurut riwayat lain, ada tiga orang dari umat Nabi Muhammad SAW yang akan masuk surga untuk pertama kali. Mereka adalah orang yang mati syahid, hamba sahaya, dan orang fakir.

Dari Abu Hurairah RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Aku disodorkan tiga orang umatku yang pertama kali masuk surga dan tiga orang yang pertama kali masuk neraka. Tiga orang pertama masuk surga adalah orang yang mati syahdi, hamba sahaya yang tak menghamba pada dunia demi ketaatan kepada Allah SWT, dan orang fakir yang enggan meminta-minta kepada orang lain. Tiga orang pertama masuk neraka adalah penguasa zalim, orang kaya yang tak melaksanakan hak Allah pada hartanya, dan orang miskin yang sombong.” (HR Ahmad, Al Hakim, Al Baihaqi)

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah mengatakan bahwa hadits mengenai siapa orang yang pertama kali masuk surga tersebut dinilai lemah.

Berita Terkait

Langkah Tegas DPUPR Kota Depok: Perketat Pengawasan Proyek Strategis Demi Mutu Infrastruktur
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa
Perbaikan Jalan H. Kenan Diapresiasi Warga RW 14 Bojongsari, Beraktivitas Semakin Mudah
DPRD Depok Setujui Raperda APBD 2025, Tekankan Evaluasi PAD dan Serapan Belanja
Pasca-Kebakaran, Wawalkot Depok Pastikan Kondisi TPA Cipayung Aman dari Titik Api Susulan
Dishub Pastikan Angkot Listrik Trayek D10A Depok Segera Beroperasi
Gali Potensi Global, BKSAP DPR RI Dorong Kota Depok Bersaing di Kancah Internasional
KuduSS Ramah Depok Tegas Menolak LGBT: Menjaga Moral Kota Religi dari Opini Sesat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:14 WIB

Langkah Nyata Pemkot Depok Dorong Kota Ramah Anak dan Inklusif

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:19 WIB

Djoko Ramiadji Perkuat Tata Kelola PT Mustika Ratu, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:42 WIB

Memanfaatkan Lahan Sempit, Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Depok

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:35 WIB

Mendorong Budaya Sensor Mandiri: Langkah Pemkot Depok Membangun Generasi Bijak Tontonan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:55 WIB

Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:52 WIB

KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Capai Progres 15 Persen

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:56 WIB

LSF Dorong Kesadaran Publik Memilih Tontonan Melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri

Berita Terbaru

Lurah Kukusan, Kholifah yang akrab disapa Olif (tengah) bersama kader PKK di wilayahnya. (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Kunjungan Cing Ikah Jadi Pendorong Warga Kukusan Rawat Lingkungan

Kamis, 23 Jul 2026 - 20:12 WIB