
Siarandepok.com – PT Mustika Ratu Tbk terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pelopor industri kosmetik dan jamu nasional melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik di bawah kepemimpinan Presiden Komisaris, Djoko Ramiadji.
Dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Djoko menegaskan bahwa pengawasan perusahaan yang konsisten serta kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci dalam mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus membawa produk berbasis kearifan lokal Indonesia ke pasar internasional.
“Tata kelola yang disiplin dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi utama dalam mengembangkan produk berbasis budaya Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Sebagai Presiden Komisaris, Djoko memiliki pengalaman panjang di lingkungan internal perusahaan dan berperan dalam mengawal arah strategis serta pengawasan terhadap operasional perseroan.
Berpengalaman di Bidang Properti dan Investasi
Selain berkiprah di industri kecantikan, Djoko Ramiadji juga dikenal sebagai pelaku usaha di sektor properti dan infrastruktur sejak awal 1990-an. Pengalamannya di berbagai bidang bisnis dinilai menjadi modal penting dalam membangun perusahaan yang adaptif menghadapi perkembangan ekonomi.
Saat ini, ia juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Mustika Ratu Investama sejak 2018 serta memimpin PT Mustika Ratu Centre sebagai Direktur Utama sejak 2019.
Sebagai putra pendiri Mustika Ratu, Mooryati Soedibyo, Djoko melanjutkan estafet kepemimpinan perusahaan dengan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas perseroan, sekaligus mengintegrasikan prinsip manajemen modern dalam pengembangan bisnis.
Perpaduan antara warisan tradisional dan inovasi menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam memperluas pasar produk herbal dan kosmetik Indonesia ke tingkat internasional.
Manajemen PT Mustika Ratu optimistis, melalui pengawasan yang independen dan profesional dari Dewan Komisaris, perusahaan akan terus menghadirkan inovasi sekaligus menjalankan prinsip Good Corporate Governance (GCG), pengelolaan risiko yang prudent, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.















