KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai

- Reporter

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung usai insiden kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu. Meski api di permukaan telah berhasil dipadamkan, pemerintah mengingatkan masih terdapat potensi titik panas di bawah timbunan sampah yang berisiko memicu kebakaran susulan.

Direktur Pengaduan dan Pengawasan Lingkungan Hidup KLH, Ardyanto Nugroho, mengatakan tim KLH langsung melakukan peninjauan ke lokasi sejak malam saat kebakaran terjadi.

Ia menjelaskan, kejadian ini menjadi pengingat penting setelah insiden serupa di TPA Jatiwaringin. Karena itu, KLH sebelumnya telah mengimbau seluruh dinas lingkungan hidup di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lokasi pembuangan sampah.

“Kami sudah mengingatkan seluruh pemerintah daerah mengenai risiko kebakaran TPA, dan ternyata kejadian serupa kembali terjadi, salah satunya di TPA Cipayung,” ujarnya, Senin (21/7/2026).

Ardyanto juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menangani kebakaran sehingga api tidak meluas ke area lain.

Untuk memastikan kondisi benar-benar aman, KLH memanfaatkan drone termal guna mendeteksi keberadaan titik panas yang tidak terlihat di permukaan.

Hasil pemantauan menunjukkan kobaran api di permukaan telah padam. Namun, teknologi tersebut masih mendeteksi adanya panas di bawah timbunan sampah yang memerlukan penanganan lanjutan.

“Berdasarkan hasil pemantauan drone termal, api di permukaan sudah tidak ada. Meski demikian, masih terdapat potensi titik panas di bawah permukaan sehingga perlu dilakukan langkah mitigasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pembasahan di area terdampak harus terus dilakukan untuk menurunkan suhu dan mencegah munculnya kembali api.

Sebagai langkah antisipasi, KLH akan melakukan pemantauan rutin menggunakan drone termal setiap tiga jam untuk memonitor perkembangan kondisi di lokasi.

“Kami akan terus memantau secara berkala, terutama untuk memastikan tidak ada titik panas baru di bawah permukaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, memastikan aktivitas pengelolaan sampah di TPA Cipayung telah kembali berjalan normal meski pengawasan di area bekas kebakaran tetap dilakukan.

Menurutnya, alat berat kembali dioperasikan untuk memindahkan tumpukan sampah secara bertahap sehingga proses pelayanan pengangkutan sampah dari berbagai wilayah di Kota Depok tidak mengalami hambatan.

Selain itu, Pemkot Depok memperkuat langkah pencegahan dengan menginstruksikan penyiraman area TPA dua kali setiap hari guna menjaga kelembapan timbunan sampah dan mengurangi risiko kebakaran kembali.

“Kami berharap penyiraman rutin ini dapat meminimalkan potensi munculnya api akibat kondisi cuaca panas,” ujar Reni.

Sebagai tindak lanjut pascakebakaran, DLHK juga akan menerbitkan surat edaran yang melarang aktivitas merokok maupun membawa benda-benda yang berpotensi menimbulkan percikan api di kawasan TPA Cipayung sebagai upaya meningkatkan aspek keselamatan.

Berita Terkait

Perkuat Pendampingan Keluarga, Wihaji Pastikan Komitmen Penurunan Angka Stunting
HUT ke 18, PIRA Depok Peduli Kompak Bergerak dan Berdampak
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini
Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya
PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026
Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Rasakan Banyak Manfaat, Warga Sukatani Tapos Ingin Wisata Keberagaman terus Berlanjut
Rinso dan Othman Sulap Noda Pakaian Jadi Karya Fashion di Kopikalyan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:59 WIB

HUT ke 18, PIRA Depok Peduli Kompak Bergerak dan Berdampak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:52 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Rasakan Banyak Manfaat, Warga Sukatani Tapos Ingin Wisata Keberagaman terus Berlanjut

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Rinso dan Othman Sulap Noda Pakaian Jadi Karya Fashion di Kopikalyan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan

Berita Terbaru

Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok saat ini sedang menata area Jalan Cinere Raya yang berlokasi di Kecamatan Cinere. (Foto: Dok. DPUPR)

Berita Depok

Wajah Baru Jalan Cinere Raya, Bebas Macet Akhir 2026!

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:07 WIB

Pada Rabu (14/10/26), DPUPR Kota Depok mendatangi kawasan Grand Depok City (GDC) untuk melakukan peninjauan bersama BKD dan instansi terkait. (Foto: Dok. DPUPR)

Berita Depok

Siap-Siap! Kawasan GDC Depok Bakal Dibikin Lebih Paten.

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:04 WIB

Penandatanganan Perjanjian Bersama antara Serikat Pekerja PT Bumiputera Wisata (Hotel Bumi Wiyata) dan pihak manajemen berlangsung di Ruang Bougenville pada Selasa (13/10/26), disaksikan langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri. (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Damai di Bumi Wiyata: Pemkot Depok Banjir Apresiasi

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:13 WIB