Bagaimana Malaikat Munkar dan Nakir Menanyai Manusia Secara Bersamaan Dalam Satu Waktu Dengan Jumlah yang Tidak Sedikit 

- Reporter

Selasa, 22 November 2022 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Malaikat Munkar dan Nakir diperintahkan untuk menguji keimanan manusia di alam kubur dengan menanyai beberapa pertanyaan pada manusia. Sementara, orang-orang yang dimakamkan secara bersamaan dalam satu waktu tentu jumlahnya tidak sedikit.

Lantas Bagaimana cara Malaikat Munkar dan Nakir menanyai seluruh manusia secara bersamaan?

Seperti yang diterangkan dalam hadits, Malaikat Munkar dan Nakir mendatangi seseorang yang baru dikubur sesuai dengan keterangan hadits dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW pernah bersabda,

إِذَا قُبِرَ الْمَيِّتُ أَوْ قَالَ أَحَدُكُمْ أَتَاهُ مَلَكَانِ أَسْوَدَانِ أَزْرَقَانِ يُقَالُ لأَحَدِهِمَا الْمُنْكَرُ وَالآخَرُ النَّكِيرُ ، فَيَقُولَانِ : مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ ؟ فَيَقُولُ مَا كَانَ يَقُولُ

Artinya: “Apabila mayat atau salah seorang dari kalian sudah dikuburkan, ia akan didatangi dua malaikat hitam dan biru, salah satunya Munkar dan yang lain Nakir, keduanya berkata: Apa pendapatmu tentang orang ini (Nabi Muhammad)? Maka ia menjawab sebagaimana ketika di dunia…” (HR Tirmidzi).

Momen ditanyai oleh Malaikat Munkar dan Nakir ini bersamaan dengan fase menunggu hari kiamat. Semua manusia di alam barzah menunggu kematian seluruh makhluk hidup dan kehancuran total alam semesta.

Atas izin Allah SWT, Malaikat Munkar dan Nakir bisa berada di berbagai tempat yang berbeda dan berjauhan bahkan di waktu bersamaan. Diterangkan dalam hadits, Malaikat Munkar dan Nakir mempunyai tubuh yang besar untuk memenuhi itu semua.

“Malaikat bisa berbicara kepada banyak makhluk yang berada di tempat masing-masing sekaligus, di mana terbayang oleh setiap mayit bahwa yang diajak bicara adalah dirinya sendiri, bukan orang lain,” tulis Imam Syamsuddin Al-Qurthubi dalam At-Tadzkirah Jilid 1.

Dalam salah satu hadits riwayat Tirmidzi dijelaskan, Malaikat Munkar dan Nakir digambarkan dengan wujud yang menyeramkan. Suaranya dikatakan menggelegar, mata mereka bagaikan kilat menyambar, dan memiliki taring bagaikan benteng.

Dari mulut, lubang hidung, dan telinga Malaikat Munkar dan Nakir dapat menimbulkan nyala api. Imam Syamsuddin Al-Qurthubi juga menjelaskan, masing-masing dari mereka bahkan membawa tiang dari besi.

“Rambut mereka menyapu tanah dan kuku bisa dipakai menggali tanah,” jelasnya.

Di samping itu, Allah SWT dengan kuasaNya memberi jarak pendengaran manusia lainnya. Dengan kata lain, manusia yang ada di alam kubur tersebut hanya bisa mendengar dirinya dan Malaikat Munkar dan Nakir, sekalipun ada yang dimakamkan dalam satu kubur.

Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali dalam buku Tentang Ilmu dan I’tikad: Seri Ringkasan Ihya’ Ulumuddin berpendapat, Malaikat Munkar dan Nakir adalah kedua malaikat yang ditakuti. Sebab, keduanya tidak segan memukuli dan mendudukan seseorang di alam kuburnya bila salah menjawab pertanyaan mereka.

Pertanyaan yang diajukan oleh Malaikat Munkar dan Nakir berkaitan tentang tauhid dan risalah. Pertanyaan di alam kubur menjadi awal ujian setelah kematian.

“Hendaknya seorang hamba beriman kepada azab kubur karena hal tersebut merupakan kebenaran yang mengandung hikmah di dalamnya,” jelas Abu Hamid Muhammad.

Wallahu’alam.

Berita Terkait

Bahasa Ibu: Tersisih di Rumah Sendiri
BBM dan Bahasa Kekuasaan: Ketika Pernyataan Menteri Menguji Psikologi Publik
Logat Jawa: Kesalahan Berbahasa atau Identitas Linguistik?
Stres di Tengah Santai: Saat Bahasa Feed dan Notifications Memaksa Otak Kita Multitasking
EYD di Tengah Tren Mengetik Gaul: Menemukan Kembali Standar Berbahasa
MENGAPA PIKIRAN DAN UCAPAN TIDAK SEJALAN? PERSPEKTIF PSIKOLIGUISTIK
Kenapa Setan Sekarang Bicara Bahasa Jawa Kromo? Rahasia di Balik Teror Linguistik Film Horor Kita
Anatomi Racun Diksi: Mengapa Kita Lebih Suka Membedah Fisik daripada Kebijakan?

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:30 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:08 WIB

Temui Ratusan TPK, Menteri Wihaj Pastikan Distribusi MBG 3B di Cianjur Berjalan

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:04 WIB

52 RTLH di Depok Direnovasi Lewat Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Merah Putih

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:04 WIB

Maksimalkan Penyaluran SPPT, Petugas RW 04 Pondok Cina Datangi Rumah Warga

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:03 WIB

Tiga Unit Kerja Pemkot Depok Raih Penghargaan Ombudsman atas Kualitas Pelayanan Publik

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:57 WIB

Ringankan Beban Dapur Jelang Ramadan, Pemkot Depok Hadirkan “Pasar Murah” di Kalibaru Besok

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:57 WIB

Damkar Depok Respons Cepat Kebakaran Rumah di Abadijaya, Dua Nyawa Berhasil Diselamatkan

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:56 WIB

Perkuat Keamanan Lingkungan, Korbinmas Baharkam Polri Gelar ‘Ngopi Kamtibmas’ di Rangkapan Jaya Depok

Berita Terbaru