5 Cara Rasulullah Menjaga Kebersihan Diri

- Reporter

Senin, 21 November 2022 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Rasulullah SAW mengajarkan para sahabat-sahabatnya dan para umatnya tentang bagaimana cara beliau menjaga kebersihan. Termasuk menjaga kebersihan tubuh seperti istihdad, khitan, mencukur kumis, mencabut bulu ketiak, dan memotong kuku.

Dikutip dari buku “Nabi Muhammad SAW Sehari-hari”, Muhammad Isma’il Al Jawisy menyebutkan secara lebih rinci tentang cara Rasulullah menjaga kebersihan tubuhnya.

Pertama, Istihdad yaitu mencukur dan menghilangkan bulu-bulu di sekitar kemaluan.

Dua, Khitan, yaitu sunat yang disunnahkan ketika berusia tujuh hari, sebagaimana Rasulullah SAW melakukan hal itu kepada Hasan dan Husein, namun tidak menjadi dosa juga jika melaksanakan hal itu ketika hendak memasuki waktu baligh. Begitu juga bagi yang mualaf, hendaknya mereka berkhitan.

Tiga, mencukur kumis, yaitu bulu-bulu yang tumbuh membentang di atas bibir. Beliau memerintahkan untuk mencukur kumis tapi tidak mencukur janggut.

Beliau berkata, “Cukurlah oleh kalian kumis dan tumbuhkanlah janggut, karena dengan begitu kalian akan menyalahi kebiasaan orang-orang majusi. Dalam kesempatan lain beliau berkata, “Janganlah ikuti kebiasaan orang-orang musyrik, tapi cukurlah kumis dan pelihara janggut,”

Empat, Mencabuti bulu ketiak. Mencabutnys atau menghilangkannya dengan cara apapun, baik dicabut atau dipotong dengan gunting dan sejenisnya.

Lima, Memotong kuku. Di antara aturannya adalah dengan mulai memotong pada tangan kanan kemudian tangan kiri, selanjutnya kaki kanan dan kaki kiri. Demikianlah urutan yang diajarkan Rasulullah SAW, untuk selalu memulai mengerjakan sesuatu dengan yang paling kanan.

Berita Terkait

Bahasa Ibu: Tersisih di Rumah Sendiri
BBM dan Bahasa Kekuasaan: Ketika Pernyataan Menteri Menguji Psikologi Publik
Logat Jawa: Kesalahan Berbahasa atau Identitas Linguistik?
Stres di Tengah Santai: Saat Bahasa Feed dan Notifications Memaksa Otak Kita Multitasking
EYD di Tengah Tren Mengetik Gaul: Menemukan Kembali Standar Berbahasa
MENGAPA PIKIRAN DAN UCAPAN TIDAK SEJALAN? PERSPEKTIF PSIKOLIGUISTIK
Kenapa Setan Sekarang Bicara Bahasa Jawa Kromo? Rahasia di Balik Teror Linguistik Film Horor Kita
Anatomi Racun Diksi: Mengapa Kita Lebih Suka Membedah Fisik daripada Kebijakan?

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:58 WIB

Pamit Dari DPUPR Depok, Citra Indah Kenang Masa Jadi Satu-Satunya Srikandi Infrastruktur

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:55 WIB

Siti Chaerijah: Jadikan Perpustakaan Depok Pusat Literasi dan Penguatan Karakter Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Dinkes Depok, Devi Maryori Berkomitmen Tingkatkan Sarana Yankes dan Akurasi Data UHC

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:49 WIB

BAZNAS Depok Bersama BPJS Ketenagakerjaan Beri Jaminan Sosial Pengurus Majlis Taklim

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Wakil Wali Kota Depok Pimpin Apel Pagi ASN Sekaligus Serahkan Penghargaan di Balai Kota

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:32 WIB

Dana RW Rp300 Juta Tak Boleh Dibagi Rata, Wali Kota Depok: Fokus ke Kebutuhan Paling Mendesak

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:30 WIB

Hari Pertama Menjabat, Kepala DP3AP2KB Depok Langsung Tancap Gas Bahas Program 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:25 WIB

Sekda Depok Dorong Kepala Disrumkim Baru Tancap Gas Lanjutkan Pembangunan

Berita Terbaru