Adnan/Nita Ungkap Kunci Kemenangan Tumbangkan Wakil Jepang di Babak 16 Besar Australian Open 2022

- Reporter

Jumat, 18 November 2022 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Ganda Campuran Indonesia Adnan Maulana/Nita Violina Marwah, ungkapkan kunci kemenangan atas Yujiro Nishikawa/Saori Ozaki wakil Jepang di babak 16 besar Australian Open 2022. Ganda campuran Indonesia mengkombinasikan permainan sabar dan nekat.

Adnan/Nita yang baru bertandem pada Oktober lalu itu tampil semakin solid. Bermain di Quay Centre, Sydney Olympic Park, Sydney, wakil Merah Putih itu menang dalam rubber game 21-13, 17-21, dan 21-16.

Adnan mengaku ia tidak bisa tergesa-gesa untuk mecetak poin selama laga. Dia dan Nita harus menikmati laju shuttlecock terlebih dahulu hingga akhirnya melancarkan serangan kepada lawan.

“Tadi kami main lebih sabar saja. Tidak bisa buru-buru. Sebab, dengan karakter shuttlecock lambat, tentu tidak bisa segera mematikan permainan lawan. Untuk mendapat poin harus diolah dulu,” ujar Adnan.

Di lain sisi, pertahanan lawan sulit untuk ditembus. Tapi, pada momen-momen tertentu, Adnan/Nita baru bermain nekat untuk terus menekan agar bisa mematikan lawan.

“Saya dan Nita main nekad saja. Main lebih berani dan terus menekan. Itu kunci kemenangannya,” lanjutnya.

“Selain itu pertahanan lawan juga oke, meski diserang, bisa balik-balik saja,” ujar Nita.

Kemenangan itu juga didapat berkat komunikasi yang bagus antara Adnan dan Nita ketika bertanding. Hal tersebut membuat mereka tetap bisa tenang walau beberapa kali mendapat tekanan.

“Syukurlah bisa main baik dan menang. Pertandingan tadi juga tidak mudah, perlu perjuangan keras. Hanya, komunikasi kami di lapangan cukup baik dan ini sangat membantu saat kami ditekan,” tambah Nita.

Saat perempat final, Adnan/Nita akan menghadapi wakil Cina Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.

Berita Terkait

Bahasa Ibu: Tersisih di Rumah Sendiri
BBM dan Bahasa Kekuasaan: Ketika Pernyataan Menteri Menguji Psikologi Publik
Logat Jawa: Kesalahan Berbahasa atau Identitas Linguistik?
Stres di Tengah Santai: Saat Bahasa Feed dan Notifications Memaksa Otak Kita Multitasking
EYD di Tengah Tren Mengetik Gaul: Menemukan Kembali Standar Berbahasa
MENGAPA PIKIRAN DAN UCAPAN TIDAK SEJALAN? PERSPEKTIF PSIKOLIGUISTIK
Kenapa Setan Sekarang Bicara Bahasa Jawa Kromo? Rahasia di Balik Teror Linguistik Film Horor Kita
Anatomi Racun Diksi: Mengapa Kita Lebih Suka Membedah Fisik daripada Kebijakan?

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:58 WIB

Pamit Dari DPUPR Depok, Citra Indah Kenang Masa Jadi Satu-Satunya Srikandi Infrastruktur

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:55 WIB

Siti Chaerijah: Jadikan Perpustakaan Depok Pusat Literasi dan Penguatan Karakter Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Dinkes Depok, Devi Maryori Berkomitmen Tingkatkan Sarana Yankes dan Akurasi Data UHC

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:49 WIB

BAZNAS Depok Bersama BPJS Ketenagakerjaan Beri Jaminan Sosial Pengurus Majlis Taklim

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Wakil Wali Kota Depok Pimpin Apel Pagi ASN Sekaligus Serahkan Penghargaan di Balai Kota

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:32 WIB

Dana RW Rp300 Juta Tak Boleh Dibagi Rata, Wali Kota Depok: Fokus ke Kebutuhan Paling Mendesak

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:30 WIB

Hari Pertama Menjabat, Kepala DP3AP2KB Depok Langsung Tancap Gas Bahas Program 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:25 WIB

Sekda Depok Dorong Kepala Disrumkim Baru Tancap Gas Lanjutkan Pembangunan

Berita Terbaru