Sebelum Sampai Sesudah Menikah Nabi Muhammad Tidak Mudah Tergoda Dengan Perempuan Tanpa Hijab

- Reporter

Senin, 21 November 2022 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Sebelum menikah dengan Siti Khadijah, Nabi Muhammad SAW tidak tergoda dengan terhadap perempuan-perempuan cantik yang pada saat itu masih belum memakai hijab atau penutup. Ketika menikah dengan Siti Khadijah, Nabi juga tidak pernah tergoda.

Dalam buku “ Sejarah Hidup Muhammad ” terbitan Litera AntarNusa karya Muhammad Husain Haekal dijelaskan, Nabi Muhammad SAW menikah dengan Siti Khadijah dalam usia 23 tahun, usia remaja, dengan perawakan yang indah dan paras muka yang begitu tampan, gagah dan tegap.

Namun, suguh pun begitu Khadijah tetap istri satu-satunya, selama 28 tahun, sampai melampaui usia 50-an. Padahal, masalah poligami masalah yang biasa di kalangan masyarakat Arab saat itu.

Di samping itu, Nabi Muhammad pun bebas kawin dengan Siti Khadijah atau dengan yang lain, dalam hal ia dengan istrinya tidak beroleh anak laki-laki yang hidup. Anak perempuan pada saat itu dikubur hidup-hidup. Hanya anak laki-laki yang di anggap sebagai keturunan pengganti.

Sampai usia 50 tahun, Nabi hanya beristrikan Khadijah. Ia hidup hanya dengan Khadijah selama 17 tahun sebelum kerasulannya dan 11 tahun sebelum itu. Menurut Husain Haekal, pada saat itu sama sekali tidak terlintas dalam pikiran Nabi bahwa ia akan menikah lagi dengan perempuan lain.

“Baik pada masa Khadijah masih hidup atau pada waktu ia belum kawin dengan Khadijah, belum terdengar bahwa ia termasuk orang yang mudah tergoda oleh kecantikan perempuan-perempuan yang tepat waktu itu belum tertutup,” jelas Husain Haekal.

Bahkan, tambah dia, pada saat itu kaum perempuan suka memamerkan diri dan memamerkan segala macam perhiasan, yang kemudian dilarang oleh Islam.

Berita Terkait

SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)
Bahasa Ibu: Tersisih di Rumah Sendiri
BBM dan Bahasa Kekuasaan: Ketika Pernyataan Menteri Menguji Psikologi Publik
Logat Jawa: Kesalahan Berbahasa atau Identitas Linguistik?
Stres di Tengah Santai: Saat Bahasa Feed dan Notifications Memaksa Otak Kita Multitasking
EYD di Tengah Tren Mengetik Gaul: Menemukan Kembali Standar Berbahasa
MENGAPA PIKIRAN DAN UCAPAN TIDAK SEJALAN? PERSPEKTIF PSIKOLIGUISTIK
Kenapa Setan Sekarang Bicara Bahasa Jawa Kromo? Rahasia di Balik Teror Linguistik Film Horor Kita

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB