
SIARANDEPOK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Kota Depok Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Gedung Baleka 2 Lantai 10 pada Kamis (15/10/2026) ini ditujukan untuk menghimpun masukan dan pandangan langsung dari anak-anak sebagai bahan pertimbangan kebijakan Pemkot Depok, sebagaimana dilaporkan oleh portal resmi berita.depok.go.id.
Forum Musrenbang Anak ini diselenggarakan sebagai langkah nyata untuk menjamin hak partisipasi anak dalam proses pembangunan daerah. Melalui agenda rutin tahunan ini, aspirasi, kebutuhan, serta gagasan anak-anak dapat terakomodasi secara terstruktur ke dalam dokumen perencanaan kota yang inklusif dan berperspektif anak.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan jajaran perwakilan anak dari berbagai tingkatan wilayah, mulai dari Forum Anak Kota Depok, Forum Anak tingkat kecamatan, hingga kelurahan. Tak hanya itu, utusan dari jenjang sekolah SMP, SMA, serta berbagai organisasi anak se-Kota Depok turut hadir menyampaikan pandangan mereka.
Dalam forum tersebut, narasumber menyampaikan harapannya agar para peserta dapat mengambil peran aktif di tengah masyarakat. “Saya berharap Forum Anak Kota Depok, Forum Anak kecamatan dan kelurahan, serta perwakilan SMP, SMA dan perwakilan dari Organisasi Anak dapat menjadi agen perubahan dan penyambung suara di lingkungannya,” ungkap narasumber seperti dikutip dari berita.depok.go.id.
Lebih lanjut, narasumber menggarisbawahi bahwa kontribusi terhadap kemajuan kota dapat dimulai dari langkah-langkah kecil di kehidupan sehari-hari tanpa harus menunggu usia dewasa. “Mereka tidak harus menunggu dewasa untuk memberikan kontribusi. Mulailah dari hal sederhana: menghargai teman, menolak perundungan, menjaga lingkungan, membantu sesama, dan berani menyampaikan hal yang benar dengan cara yang baik,” tuturnya.
Sebagai penutup, gagasan serta pemikiran yang disampaikan anak-anak dalam Musrenbang ini dinilai sangat berharga bagi masa depan daerah. “Suara anak hari ini adalah bagian dari arah pembangunan Kota Depok esok hari,” tegas narasumber, menutup pernyataannya tentang pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menentukan arah pembangunan daerah.














