
SIARANDEPOK.COM – Alokasi Dana RW senilai Rp300 juta yang menjadi program unggulan Wali Kota Depok, Supian Suri, mulai dirasakan manfaatnya secara nyata oleh warga RW 07 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari portal berita resmi berita.depok.go.id, anggaran tersebut dimanfaatkan untuk membenahi dan merevitalisasi sarana Posyandu Bandeng yang terletak di Jalan Halmahera.
Pelaksanaan pembenahan fisik gedung posyandu ini dijalankan secara mandiri oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) RW 07 di bawah pimpinan L. Memet M.S. Perbaikan fasilitas pelayanan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat lokal, terutama kelompok ibu dan anak, saat mengakses layanan kesehatan rutin.
Lurah Beji, Samsu Sadikin, mengungkapkan bahwa skema Dana RW memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk merealisasikan program prioritas di lingkungan mereka. “Melalui program Dana RW ini, kebutuhan masyarakat dapat diakomodasi sesuai prioritas di lingkungan masing-masing. Salah satunya revitalisasi Posyandu Bandeng agar fasilitas pelayanan kesehatan bagi warga semakin baik,” ujar Samsu.
Selain perbaikan gedung posyandu, kawasan tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas taman bermain anak dan area khusus kegiatan warga lanjut usia (lansia). Penyediaan sarana pendukung ini dirancang untuk menciptakan suasana lingkungan yang nyaman sekaligus mempererat hubungan serta interaksi sosial antargenerasi.
Langkah revitalisasi sarana publik ini disambut positif oleh Ketua TP-PKK RW 07 bersama jajaran kader Posyandu Bandeng. Mereka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Depok dan Wali Kota Supian Suri atas pengucuran alokasi Dana RW yang sangat membantu pembangunan wilayah.
Samsu menuturkan bahwa penggunaan Dana RW Rp300 juta tidak hanya terbatas pada sektor kesehatan, tetapi juga menjangkau kegiatan sosial dan kepemudaan. “Tidak hanya untuk merevitalisasi posyandu, Dana RW Rp300 juta ini juga dimanfaatkan warga untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan dan kepemudaan, di antaranya membeli alat hadroh, kemudian alat olahraga tenis meja dan catur, serta membeli mobil jenazah dan ambulans siaga,” pungkasnya.














