
SIARANDEPOK.COM- Dr Awaluddin Faj, M.Pd selaku praktisi Pendidikan Islam dan Konsultan Primagen yang juga pernah menjadi Ketua Forkesi Chapter Depok, mendorong pemenuhan hak anak penyandang disalibitas dalam pemataan minat, bakat dan potensinya.
Dr Awal mengatakan, bahwa dalam memetakan potensi, minat dan bakat juga menjadi hak anak penyandang disabilitas, sehingga dalam pemenuhan ini membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, karena tanggung jawab ini adalah tanggung jawab kita bersama, maka kolaborasi harus konkret, dan anak disabilitas bisa bertumbuh dan berkembang dengan potensi yang dimilikinya. ujar dia saat talkshow pengenalan Mapping Talent PRIMAGEN pada acara SPEKIX 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Pusat, Ahad, 11/10/2026.
PRIMAGEN.id hadir bukan sebagai alat ramal nasib, tapi sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan dan cinta orang tua. Melalui pendekatan ilmiah berbasis dermatoglyphics (ilmu yang mempelajari hubungan pola sidik jari dengan sistem saraf otak), PRIMAGEN.id membantu orang tua dan sekolah mengenali minat, bakat, serta karakter alami anak tanpa melibatkan unsur tanggal lahir sedikit pun.
Berbeda dari tes kepribadian konvensional yang sering bercampur dengan faktor astrologi atau numerologi, PRIMAGEN.id berdiri di atas fondasi sains. Pola sidik jari terbentuk sejak janin berusia 13 minggu di dalam kandungan bersamaan dengan berkembangnya sistem saraf otak. Artinya, sidik jari adalah peta biologis yang menunjukkan potensi bawaan seorang anak sejak ia belum mengenal dunia.
Beliau berharap, PRIMAGEN bisa bekerjsama dengan lembaga maupun orang tua dalam memetakan kebutuhan anak, kecenderungan minat dan bakannya. mengidentifikasi persoalan yang dihadapi, menyusun strategi, serta menentukan pembagian tanggung jawab dan langkah tindak lanjut.
“Tidak mudah untuk menjadi orangtua dengan anak yang memiliki kelebihan khusus. Tapi Allah SWT juga mempunyai pilihan tersendiri kenapa anak-anak bersama kita. Ini tetap harus disyukuri dan Ibu Bapak, ayah bunda tidak sendiri. Kita akan berkolaborasi bersama-sama,” ucap dia.
Dr Awaluddin Faj, menegaskan, anak penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk hidup, untuk berkembang, mendapatkan layanan dalam pembinaan potensinya, mampu mandiri dan adaptif, sehingga bisa berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.tegas praktisi alumni Gontor ini.
Bapak dan ibu, untuk informasi kerjsama Mapping Talent PRIMAGEN bisa hubungi 0878-8998-3338














