

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus mendorong penguatan budaya hidup bersih di Kota Depok. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, meminta agar kegiatan Operasi Bersih (Opsih) yang rutin digelar setiap hari Jumat tidak hanya dijalankan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Chandra saat memimpin apel pagi jajaran ASN Pemkot Depok di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (27/7/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat demi mewujudkan lingkungan Kota Depok yang lebih tertata dan nyaman.
Ia menilai pelaksanaan Opsih sejauh ini masih didominasi oleh kalangan ASN saja, karena itu, ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan aparatur wilayah untuk merangkul elemen warga, mulai dari Satuan Tugas (Satgas) Lingkungan, pengurus RT, RW, hingga masyarakat umum di sekitar lokasi kegiatan.
Selain masalah kebersihan, Chandra mengapresiasi kepada seluruh OPD yang telah menyelesaikan penginputan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) secara tepat waktu. Menurutnya, kepatuhan jadwal ini mencerminkan komitmen kuat bersama dalam mendukung kelancaran perencanaan pembangunan kota.
Di sisi lain, Pemkot Depok juga menaruh perhatian serius terhadap potensi kemacetan lalu lintas akibat berjalannya sejumlah proyek pembangunan infrastruktur. Guna menekan penumpukan kendaraan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok diminta menerjunkan personelnya di titik-titik rawan, terutama pada jam-jam sibuk.
Langkah penataan kawasan juga diharapkan dapat dijadikan percontohan di berbagai wilayah. Kerjasama yang solid antara pemerintah, satgas lingkungan, serta pengurus RT dan RW dinilai sangat krusial dalam menertibkan lapak maupun bangunan liar yang masih berdiri di atas lahan milik Pemkot Depok.
Sumber Berita: Berita Pemkot Depok














