Pemkot Depok Siap Perkuat Sinergi dengan Pusat Kelola Aset dan Reforma Agraria

- Reporter

Rabu, 16 September 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melalui Zoom Meeting dari Ruang DeCor Balai Kota Depok Lantai 5, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengikuti Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR RI, Selasa (15/9/2026). (Foto: Diskominfo Depok)

Melalui Zoom Meeting dari Ruang DeCor Balai Kota Depok Lantai 5, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengikuti Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR RI, Selasa (15/9/2026). (Foto: Diskominfo Depok)

SIARANDEPOK.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menegaskan kesiapannya untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam penataan pertanahan dan tata ruang. Komitmen ini disampaikan saat Pemkot Depok mengikuti Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara daring bersama Komisi II DPR RI pada Selasa (15/09/2026).

Kegiatan yang diikuti dari Ruang DeCor Balai Kota Depok tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah. Dalam forum tersebut, Chandra didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Kharisma Eka Putra.

Melansir laporan resmi dari berita.depok.go.id, agenda utama rapat mendiskusikan penataan aset daerah (Barang Milik Daerah) serta optimalisasi peran pemerintah daerah dalam Gugus Tugas Reforma Agraria dan pengawasan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD).

Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqynizami Karsayuda, menyampaikan bahwa penanganan masalah tanah dan tata ruang harus dilakukan secara terpadu. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah agar pemanfaatan lahan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta sesuai regulasi.

Merespons arahan tersebut, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah berharap pemerintah daerah diberikan ruang lebih besar dalam pelaksanaan reforma agraria. Menurutnya, keterlibatan aktif daerah sangat krusial untuk mengidentifikasi dan mengelola lahan-lahan mangkrak atau belum terikat agar produktif.

Chandra menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Pemkot Depok siap menindaklanjuti seluruh poin kesepakatan dalam rapat tersebut. Langkah penataan pertanahan dan ruang ini diharapkan dapat berjalan sesuai aturan hukum dan mendorong kesejahteraan warga Kota Depok.

Berita Terkait

Uji Emisi Gratis di Balai Kota Depok: Jaga Kualitas Udara dan Cek Kondisi Kendaraan
Jamin Keamanan Pangan, 143 SPPG di Kota Depok Resmi Kantongi Sertifikat Layak Higiene
Memasuki Finalisasi Perbaikan, Jembatan Gantung Albar Depok Ditargetkan Beroperasi Minggu Ini
Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026
143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan
DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian
DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:35 WIB

Pemkot Depok Siap Perkuat Sinergi dengan Pusat Kelola Aset dan Reforma Agraria

Rabu, 16 September 2026 - 17:31 WIB

Uji Emisi Gratis di Balai Kota Depok: Jaga Kualitas Udara dan Cek Kondisi Kendaraan

Rabu, 16 September 2026 - 17:28 WIB

Jamin Keamanan Pangan, 143 SPPG di Kota Depok Resmi Kantongi Sertifikat Layak Higiene

Rabu, 16 September 2026 - 17:24 WIB

Memasuki Finalisasi Perbaikan, Jembatan Gantung Albar Depok Ditargetkan Beroperasi Minggu Ini

Rabu, 16 September 2026 - 13:30 WIB

Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:02 WIB

Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan

Rabu, 16 September 2026 - 13:00 WIB

DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Berita Terbaru