Cegah Stunting di Jakarta Utara, PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rorotan

- Reporter

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Pencegahan Stunting di Rusun Rorotan bersama Dompet Dhuafa dan PTTEP (Foto Istimewa)

Kegiatan Pencegahan Stunting di Rusun Rorotan bersama Dompet Dhuafa dan PTTEP (Foto Istimewa)

Siarandepok.com – Upaya pencegahan stunting di kawasan permukiman padat terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektor. Memperingati Hari Puncak Ulang Tahun ke-11 Gerai Sehat Rorotan (GSR), PTTEP Indonesia bersama Dompet Dhuafa menggelar edukasi gizi dan layanan kesehatan bagi ibu hamil serta balita di Rusun Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan bertema “A Great Generation Without Stunting, Yes We Can” ini menyasar ratusan warga, yang terdiri dari ibu hamil, ibu memiliki balita, kader Posyandu, hingga anak-anak PAUD dan TK.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Staf Ahli Bidang Ekonomi Maritim Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dr. Ir. Sugeng Santoso, M.T.; Plh. Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, dr. Arif Wahyudy, M.K.M.; Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Utara, Surhayanti; serta General Manager PTTEP Indonesia, Grinchai Hattagam.

Sinergi Lintas Sektor Dukung Ketahanan Pangan
Pemerintah menyambut baik inisiatif kolaborasi di tingkat akar rumput ini. Dr. Ir. Sugeng Santoso menilai, sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan lembaga filantropi seperti Dompet Dhuafa berpotensi menjadikan Rorotan sebagai model percontohan pencegahan stunting yang dapat direplikasi di wilayah lain.

“Ke depan, pendekatan kolaboratif seperti ini akan terus diperkuat untuk mendukung pencapaian target Indeks Ketahanan Pangan sebesar 82,33 pada tahun 2029. Melalui penguatan pangan lokal dan pemanfaatan pangan yang aman serta bergizi, diharapkan ketahanan pangan masyarakat semakin kuat sekaligus mendukung lahirnya generasi bebas stunting,” ujar Sugeng dalam keterangannya.

Edukasi Gizi Sejak Masa Kehamilan
Fokus utama kegiatan ini adalah menyadarkan masyarakat bahwa intervensi gizi harus dimulai sejak masa kehamilan. Sesi edukasi yang dipandu oleh Ahli Gizi, Melliana Eka, S.Tr.Gz., membahas pentingnya nutrisi seimbang bagi ibu hamil sebagai fondasi tumbuh kembang anak.

Selain sosialisasi, acara juga diisi dengan kompetisi memasak menu bergizi untuk menginspirasi para ibu menyajikan makanan sehat yang disukai anak. Anak-anak PAUD dan TK turut berpartisipasi dalam lomba mewarnai sebagai sarana edukasi gizi sejak dini.

Nurul Hidayah (36), warga Rusun Rorotan, mengaku kegiatan ini sangat membantunya memahami cara mencegah *stunting* di tengah keterbatasan ruang di permukiman padat.

“Saya jadi lebih paham tentang stunting dan belajar membuat menu makanan sehat yang disukai anak-anak. Semoga ilmu yang saya dapat bisa diterapkan di rumah agar anak saya memperoleh gizi yang seimbang,” ucap Nurul.

Layanan Kesehatan Menyeluruh
Sebagai fasilitas kesehatan yang telah melayani selama 11 tahun, Gerai Sehat Rorotan secara rutin menyediakan layanan promotif dan preventif. Dalam kegiatan ini, GSR menyediakan pemeriksaan kehamilan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta skrining kesehatan berupa pemeriksaan Glucose, Cholesterol, and Uric Acid (GCU) bagi ibu hamil.

General Manager PTTEP Indonesia, Grinchai Hattagam, menyatakan bahwa pemenuhan gizi pada seribu hari pertama kehidupan merupakan investasi krusial bagi masa depan bangsa.

“Kami berharap para orang tua memperoleh pengetahuan dan inspirasi untuk menerapkan pola makan bergizi di rumah. Bersama Dompet Dhuafa dan para mitra, kami akan terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat,” pungkas Grinchai.

Kegiatan ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3, yakni kehidupan sehat dan sejahtera. PTTEP Indonesia, sebagai perusahaan eksplorasi dan produksi migas, secara konsisten menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di wilayah operasinya, dengan fokus pada kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Berita Terkait

Wamen LH Targetkan Seluruh Sampah Dikelola pada 2029, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan
Lahan Sudah Diserahkan, Pembangunan Gedung SMKN 5 Depok Belum Juga Dimulai
PERSADA 212 Depok Kecam Promosi Miras Nemport Dengan Chalenge Hafal Ayat Al-Quran
Tembus Level Proaktif Bintang 3, Depok Jadi Kota Pertama di Indonesia Raih Predikat PKP-BJ dari LKPP
Masjid At-Thohir Mewakili Jabar di IMTI 2026, Pemkot Depok Siap Dorong Wisata Ramah Muslim
Normalisasi Kali Pesanggrahan, Banjir Cipayung-Pasir Putih Mulai Surut
Dorong Generasi Muda Aktif di Masjid, DKM Masjid Baitul Kamal Balaikota Depok Bentuk Remaja Masjid
Diduga Ditemukan Indikasi Bahan Radioaktif, Pemkot Depok Tinjau Bekas TPS Liar di Limo

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Wamen LH Targetkan Seluruh Sampah Dikelola pada 2029, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Lahan Sudah Diserahkan, Pembangunan Gedung SMKN 5 Depok Belum Juga Dimulai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:17 WIB

PERSADA 212 Depok Kecam Promosi Miras Nemport Dengan Chalenge Hafal Ayat Al-Quran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Tembus Level Proaktif Bintang 3, Depok Jadi Kota Pertama di Indonesia Raih Predikat PKP-BJ dari LKPP

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Normalisasi Kali Pesanggrahan, Banjir Cipayung-Pasir Putih Mulai Surut

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dorong Generasi Muda Aktif di Masjid, DKM Masjid Baitul Kamal Balaikota Depok Bentuk Remaja Masjid

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Diduga Ditemukan Indikasi Bahan Radioaktif, Pemkot Depok Tinjau Bekas TPS Liar di Limo

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Wamen LH Sidak TPA Cipayung, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan Sampah Menuju Target 2029

Berita Terbaru