Kenaikan Gaji ASN 2026 Belum Pasti, Begini Penjelasan Menkeu Purbaya

- Reporter

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam acara Dialog Akhir Tahun dan Tutup Kas Tahun Anggaran 2025. (Foto: Siaran Depok/Instagram @menkeuri)

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam acara Dialog Akhir Tahun dan Tutup Kas Tahun Anggaran 2025. (Foto: Siaran Depok/Instagram @menkeuri)

SIARAN DEPOK – Wacana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2026 masih abu-abu alias belum jelas. Pemerintah belum berani memastikan apakah kebijakan tersebut akan benar-benar direalisasikan, seiring dengan kondisi fiskal yang masih perlu dicermati lebih lanjut.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pemerintah membutuhkan tambahan waktu setidaknya satu triwulan ke depan sebelum mengambil keputusan final terkait kenaikan gaji ASN.

“Kami masih menunggu satu triwulan lagi untuk melihat seperti apa sebenarnya arah ekonomi kita. Kalau indikatornya sudah lebih sinkron, gambaran pendapatan negara akan lebih jelas,” ujar Menkeu Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, dilansir dari detikFinance, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, pembahasan kenaikan gaji ASN baru bisa dilakukan secara lebih mendalam pada triwulan II-2026. Pasalnya, pada periode tersebut tekanan terhadap belanja negara, termasuk belanja pegawai, akan mulai terlihat secara nyata.

Sebagai catatan, rencana kenaikan gaji ASN sejatinya sudah tercantum dalam dokumen Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025. Kebijakan ini bahkan telah dipayungi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 yang diteken Presiden Prabowo Subianto pada 30 Juni 2025, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan aparatur negara.

Namun hingga kini, belum ada pembahasan teknis lanjutan terkait besaran maupun waktu implementasinya.

Di sisi lain, Menteri PANRB Rini Widiyantini menegaskan, bahwa kenaikan gaji ASN tidak bisa dilepaskan dari kemampuan fiskal negara. Ia mengaku belum bisa memastikan apakah kebijakan tersebut dapat dijalankan pada 2026.

“Saya juga senang kalau ASN bisa naik gaji. Tapi tentu harus dilihat kesiapan fiskalnya,” kata Rini saat ditemui di Kantor Kementerian PANRB, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11).

Dalam dokumen RKP 2025 terbaru, kenaikan gaji ASN, TNI/Polri, serta pejabat negara masuk dalam daftar delapan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), tepatnya di urutan keenam.

Kebijakan ini direncanakan akan difokuskan pada kelompok tertentu, seperti guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh. Selain itu, kenaikan gaji juga menyasar TNI/Polri hingga pejabat negara, seiring dengan agenda reformasi kesejahteraan aparatur.

Berita Terkait

Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga
Saiful Chaniago Desak TNI POLRI Tindak Tegas Pengibar Bendera GAM
CPH Laporkan Dugaan Korupsi DPRD Maluku Utara, Minta KPK Gunakan Kewenangan Supervisi
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Perkuat Langkah Menuju Pasar Global
Pasca-Kebakaran, Wawalkot Depok Pastikan Kondisi TPA Cipayung Aman dari Titik Api Susulan
Respons Cepat Petugas, Kebakaran di TPA Cipayung Berhasil Dipadamkan dalam 45 Menit
Komut PLN Energi Gas Tinjau Proyek Gas di Bali, Soroti Keandalan Pasokan Energi

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:42 WIB

PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:30 WIB

Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:20 WIB

143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Rabu, 16 September 2026 - 13:02 WIB

Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan

Rabu, 16 September 2026 - 13:00 WIB

DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Selasa, 15 September 2026 - 20:35 WIB

Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 20:32 WIB

Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya

Berita Terbaru