Respons Cepat Petugas, Kebakaran di TPA Cipayung Berhasil Dipadamkan dalam 45 Menit

- Reporter

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi TPA Cipayung Pasca Kebakaran (Foto: Diskominfo Depok)

Kondisi TPA Cipayung Pasca Kebakaran (Foto: Diskominfo Depok)

Kondisi TPA Cipayung Pasca Kebakaran (Foto: Diskominfo Depok)

DEPOK – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok membeberkan kronologi peristiwa kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Insiden yang sempat memicu kepanikan tersebut terjadi pada Kamis (16/7/2026) malam dan langsung mendapat penanganan intensif dari petugas di lapangan.

Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mengungkapkan bahwa indikasi kemunculan titik api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 19.00 WIB. Situasi kemudian berkembang cepat ketika kobaran api mulai membesar dan meluas di area pembuangan sampah sekira pukul 19.30 WIB.

Merespons kondisi darurat tersebut, pihak DLHK segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok. Sebanyak 8 armada pemadam beserta 15 personel diterjunkan ke lokasi kejadian guna menjinakkan si jago merah agar tidak merembet lebih luas.

Upaya sigap tersebut membuahkan hasil positif. Berkat kerja sama yang solid, petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan dan memadamkan api dalam kurun waktu yang relatif singkat, yakni sekitar 30 hingga 45 menit setelah tiba di lokasi.

Keberhasilan penanganan ini, menurut Reni, tidak lepas dari sterilisasi jalur yang dilakukan oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Bantuan pengamanan jalur tersebut membuat armada Damkar dapat melakukan manuver dengan baik dan cepat saat memasuki kawasan TPA Cipayung.

Meski api utama sudah padam, petugas tidak mau kecolongan. Proses pendinginan dan penyiraman area TPA terus dilanjutkan hingga Jumat (17/7/2026) pagi pukul 06.00 WIB guna mengantisipasi adanya bara api tersembunyi di bawah timbunan sampah yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Sumber Berita: Dikutip dan diolah berdasarkan rilis resmi Portal Berita Resmi Pemerintah Kota Depok

Berita Terkait

Pemkot Depok Buka Peluang Pelatihan dan Kerja di Jepang untuk 1.000 Warga
Warga Depok Tangkap Pembuang Sampah Sembarangan Bakal Dapat Hadiah Rp1 Juta
Jalan Bungsan Bedahan Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Pembangunan SMKN 5 Depok Berpotensi Ditunda, Lahan dan Kabel SUTET Jadi Kendala
Pemkot Depok Buka Peluang Kerja ke Jepang, Gaji Disebut Capai Rp50 Juta
Awali Masa Sidang Ketiga DPRD Depok, Chandra Rahmansyah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Kinerja
Ada Rekonstruksi Jalan, Akses Jalan Raya Tapos Depok Ditutup Total Malam Ini
Tumpukan Sampah Bersih Berkat Aksi Cepat Kolaborasi Ketua Komite, DLHK, dan Pihak Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 20:55 WIB

Pemkot Depok Buka Peluang Pelatihan dan Kerja di Jepang untuk 1.000 Warga

Selasa, 1 September 2026 - 20:52 WIB

Warga Depok Tangkap Pembuang Sampah Sembarangan Bakal Dapat Hadiah Rp1 Juta

Selasa, 1 September 2026 - 20:49 WIB

Jalan Bungsan Bedahan Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 1 September 2026 - 20:46 WIB

Pembangunan SMKN 5 Depok Berpotensi Ditunda, Lahan dan Kabel SUTET Jadi Kendala

Selasa, 1 September 2026 - 20:43 WIB

Pemkot Depok Buka Peluang Kerja ke Jepang, Gaji Disebut Capai Rp50 Juta

Selasa, 1 September 2026 - 14:18 WIB

Ada Rekonstruksi Jalan, Akses Jalan Raya Tapos Depok Ditutup Total Malam Ini

Selasa, 1 September 2026 - 13:51 WIB

Tumpukan Sampah Bersih Berkat Aksi Cepat Kolaborasi Ketua Komite, DLHK, dan Pihak Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Pemkot dan DPRD Depok Perkuat Sinergi demi Dorong Kebijakan yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terbaru