WWF ke -10 Perkenalkan Subak Sebagai Pengelolaan Air Berbasis Kearifan Lokal

- Reporter

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok – Bali memiliki pola pengelolaan air bernama Subak yang diperkenalkan dalam World Water Forum (WWF) ke 10. Subak dengan nuansa kearifan lokal yang kuat menunjukkan prinsip kebersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyararakat dalam sistem pengelolaan air berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Hilmar Farid dalam konfrensi pers di Media Center WWF ke -10 yang didampingi Dirjen IKP Usman Kansong.

“Sistem Subak di Bali atau sistem pengelolaan air tradisional yang berakar kuat pada filosofi dan budaya masyarakat adat, dan kaitannya erat dengan Jalur Rempah. Hal ini sejalan dengan tema utama WWF yaitu “Air untuk Kemakmuran Bersama,” ujar Hilmar Selasa (21/5)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyelesaian permasalahan terkait tata kelola air tidak mungkin hanya melibatkan satu bidang keilmuan, oleh karena itu membutuhkan koordinasi dari seluruh stakeholder.

Dalam hal ini, Subak di Bali juga melibatkan pengelola Pura Ulun di Danau Batur Bali bersama masyarakat di tingkat lokal.

Pengenalan sistem pengairan Subak juga memberikan manfaat positif lainnya terutama dari sisi pariwisata karena dapat meningkatkan minat wisatawan.

Hal tersebut karena Subak merupakan dari implementasi pembangunan yang mengoordinasikan manajemen air, daratan dan sumber daya untuk memaksimalkan kesejahteraan sosial maupun ekonomi tanpa menyisihkan lingkungan hidup.

Pelaksanaan World Water Forum ke 10 saat ini tengah berlangsung di Kawasan Nusa Dua, Bali.

Dalam gelaran acara yang berlangsung sejak 18-25 Mei 2024, WWF ke-10 mengangkat tema “Water for Shared Prosperity” atau air bagi kemakmuran bersama yang sangat relevan dengan kondisi saat ini.

<

Berita Terkait

Punya Jaringan Kuat, Alumni Muda Gontor Semakin Mantap Dukung Supian Suri
Alumni Muda Gontor Pastikan Hanya Dukung Supian Suri di Pilkada Depok 2024, Pintu Masih Terbuka Lebar
Viral, Punya Aset Puluhan Trilyun Ketum Muhammadiyah yang Sangat Sederhana, Naik Kereta dan Bawa Kardus
Gerakan Ayo Peduli Sesama Rayakan Idul Adha dengan Qurban 2 Sapi dan 5 Kambing
Guyubnya Warga RT 03 RW 04 Sukatani Tapos Gelar Sholat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Kurban
Meriahnya Sholat Idul Adha di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago 1445 H
Akademi Dewan Da’wah Kota Depok Melaksanakan Kegiatan Memotong Hewan Kurban
Depok Berbenah: PKBM Primago Indonesia Depok Jadi Pionir Transformasi Pendidikan Kesetaraan

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:18

Punya Jaringan Kuat, Alumni Muda Gontor Semakin Mantap Dukung Supian Suri

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:15

Alumni Muda Gontor Pastikan Hanya Dukung Supian Suri di Pilkada Depok 2024, Pintu Masih Terbuka Lebar

Rabu, 19 Juni 2024 - 12:51

Viral, Punya Aset Puluhan Trilyun Ketum Muhammadiyah yang Sangat Sederhana, Naik Kereta dan Bawa Kardus

Rabu, 19 Juni 2024 - 11:39

Gerakan Ayo Peduli Sesama Rayakan Idul Adha dengan Qurban 2 Sapi dan 5 Kambing

Selasa, 18 Juni 2024 - 20:02

Guyubnya Warga RT 03 RW 04 Sukatani Tapos Gelar Sholat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Kurban

Selasa, 18 Juni 2024 - 12:36

Akademi Dewan Da’wah Kota Depok Melaksanakan Kegiatan Memotong Hewan Kurban

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:36

Depok Berbenah: PKBM Primago Indonesia Depok Jadi Pionir Transformasi Pendidikan Kesetaraan

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:34

PKBM Primago Indonesia Kota Depok Siap Implementasikan Kurikulum Merdeka Setelah Mengikuti Bimtek

Berita Terbaru