
Siarandepok.com – DEPOK – Kontraktor pelaksana proyek pembangunan Jalan Sawangan Permai, CV Theresia Putri Permata, bakal menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup jalur selama pekerjaan betonisasi berlangsung.
Pengawas proyek Rekonstruksi Jalan Sawangan Permai, Dwi, mengatakan pekerjaan betonisasi kini mulai memasuki tahap awal. Sebelum proses pengecoran dilakukan, kontraktor terlebih dahulu membongkar konstruksi jalan lama di pintu gerbang Jalan Sawangan Permai.
“Hari ini tahapan pekerjaan betonisasi Jalan Sawangan Permai dimulai. Pada tahap awal terlebih dahulu dilakukan pembongkaran konstruksi jalan yang lama guna memastikan bidang jalan yang akan dibangun betul-betul sudah rata dan padat,” ujar Dwi saat memantau pekerjaan.
Menurutnya, proyek betonisasi Jalan Sawangan Permai memiliki panjang sekitar 637 meter. Dengan sisa waktu pekerjaan sekitar 70 hari kerja, pihaknya optimistis pembangunan dapat diselesaikan sebelum batas waktu yang telah ditentukan.
“Masih ada tenggang waktu lebih kurang 70 hari lagi. Insya Allah sebelum limit waktu berakhir, pekerjaan sudah selesai,” ungkapnya.
Dwi memastikan proses pekerjaan tidak akan terlalu mengganggu aktivitas pengguna jalan. Sebab, pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan membagi bidang jalan menjadi dua bagian.
“Pekerjaan dilaksanakan sebelah-sebelah, artinya separuh bidang jalan masih bisa digunakan oleh pengguna jalan. Pada jam padat kendaraan kami akan menerapkan rekayasa buka tutup,” jelasnya.
Dengan skema tersebut, pengguna jalan masih dapat melintas di Jalan Sawangan Permai meski sebagian badan jalan sedang dalam proses pembangunan.
LPM Minta Drainase Diperhatikan
Terpisah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, H. Widodo, meminta kontraktor turut memperhatikan kualitas saluran air atau drainase dalam pelaksanaan proyek.
Menurutnya, keberadaan drainase yang baik sangat penting untuk menampung dan mengalirkan air hujan dari badan jalan, terutama saat memasuki musim penghujan.
“Saluran air atau drainase sangat penting untuk wadah penampung air saat musim penghujan. Jika drainasenya enggak bagus, maka bidang jalan akan cepat rusak,” pungkas Widodo.
Ia berharap pembangunan Jalan Sawangan Permai tidak hanya menghasilkan konstruksi jalan yang kuat, tetapi juga didukung sistem drainase yang memadai sehingga kualitas jalan dapat bertahan dalam jangka panjang.















