
Siarandepok.com – DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperluas peluang kerja bagi masyarakat melalui program pelatihan dan penempatan tenaga kerja ke luar negeri.
Salah satunya dilakukan melalui kolaborasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Koba Mirai Japan. Program tersebut kini mulai membuahkan hasil dengan keberangkatan peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan dan seleksi.
Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Bina LPK Disnaker Kota Depok, Yani Lestari mengatakan, sebanyak 20 peserta asal Kota Depok mengikuti Program Bantuan Pelatihan Kerja ke Jepang.
“Terdapat 20 peserta dalam Program Bantuan Pelatihan Kerja ke Jepang ini yang berasal dari Kota Depok,” kata Yani, Rabu (2/9/2026).
Selama mengikuti pelatihan, para peserta mendapatkan pembelajaran bahasa Jepang secara intensif. Mereka juga dibekali pengetahuan mengenai budaya dan etika kerja di Jepang serta keterampilan yang dibutuhkan sebelum memasuki dunia kerja.
Dari 20 peserta tersebut, dua orang telah memperoleh jadwal keberangkatan lebih awal. Keduanya akan segera memulai pekerjaan di perusahaan Jepang yang telah menerima mereka sebagai tenaga kerja.
Sementara 18 peserta lainnya akan diberangkatkan secara bertahap sesuai jadwal dari perusahaan penerima di Jepang. Seluruh peserta disebut telah memenuhi persyaratan kompetensi dan administrasi.
Yani menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa program pelatihan yang dijalankan mampu mempersiapkan tenaga kerja Depok untuk bersaing di tingkat internasional.
Ia juga mengapresiasi para peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan program hingga memasuki proses keberangkatan.
“Kami berharap para peserta dapat menjadi duta yang membawa nama baik Indonesia dan Kota Depok selama bekerja di Jepang,” ujarnya.
Yani berpesan agar para peserta senantiasa menjaga kedisiplinan, kesehatan, serta perilaku selama berada di Jepang.
“Tunjukkan etos kerja yang positif dan profesional sehingga dapat menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, dan Kota Depok,” katanya.
Jepang Butuh 1.000 Tenaga Kerja
General Manager (GM) LPK Koba Mirai Japan, Ardi Asrianto mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kolaborasi di bidang ketenagakerjaan sekaligus upaya memenuhi kebutuhan tenaga pengemudi di Jepang.
Menurut Ardi, kebutuhan tenaga kerja yang diminta dari Jepang mencapai 1.000 orang untuk periode lima tahun ke depan.
“Saat ini, Jepang membutuhkan 1.000 tenaga kerja untuk lima tahun ke depan. Sehingga kami bersama Pemkot Depok membuka peluang bagi masyarakat Depok untuk mendaftar dan mengikuti pelatihan secara gratis,” katanya.
Program tersebut ditujukan bagi warga berusia 20 hingga 40 tahun yang memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) A serta sehat secara jasmani dan rohani.
Bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman driver.koba.co.id.
Adapun pendaftaran batch pertama dibuka pada September hingga Oktober 2026.
Program kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya membuka akses lapangan kerja internasional bagi masyarakat Depok, tetapi juga meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar mampu memenuhi kebutuhan industri global.
Keberangkatan para peserta menjadi salah satu hasil konkret dari program pelatihan yang menghubungkan tenaga kerja asal Depok dengan peluang kerja legal dan profesional di Jepang.















