Fikri/Bagas Peforma Bermain Menurun Setelah Juarai All England Open 2022, Mengapa?

- Reporter

Senin, 10 Oktober 2022 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri & Bagas Maulana, belum menunjukkan performa terbaik setelah menjuarai All England Open 2022.

Setelah berhasil mendapatkan titel juara All England 2022, Muhammad Shohibul Fikri & Bagas Maulana belum berhasil melangkah jauh pada turnamen yang mereka ikuti.

Dalam 11 turnamen individu terakhir yang mereka ikuti, hanya dua kali Fikri/Bagas mencapai perempat final.

Dari tiga turnamen terakhir, termasuk Kejuaraan Dunia 2022, mereka selalu kalah pada pertandingan babak pertama mereka.

“Inilah ciri-cirinya pemain muda. Jujur mungkin mereka terlalu cepat naik dan juara All England. Jadi mereka mungkin belum siap dengan pressure harus untuk menang lagi,” ujar Herry.

“Tetapi, saya sudah pernah bilang memang kalau pemain muda grafiknya turun-naik. Contohnya, Fajar/Rian saja mulai naik setelah umur 26 tahun ke atas. Proses itu harus dilewati, tidak bisa langsung,” ujar Herry.

“Memang kalau dibandingkan dengan Minions (Marcus/Kevin), mereka berbeda lebih spesial. Dari awal mereka sudah mantap, sudah matang. Setiap pemain individu tidak bisa dipukul rata sama karena masing-masing punya karakter dan motivasi cara bermain.”

“Tidak bisa pasangan pemain dipaksa mengikuti pemain C dan D. Jadi, kami harus pelajari karakternya. Kalau dipaksakan, ada risiko yang harus kita tanggung atau bayar. misalnya cedera.”

Menurut Herry, setiap pemain background perkembangan fisiknya tidak sama.

“Secara garis besar untuk berangkat minggu depan sudah siap. Hasilnya kita lihat saja di Denmark” tutupnya.

Berita Terkait

Pemetaan Potensi SDM (Talent Mapping): Strategi Tepat Sasaran Membangun SDM Unggul di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor
2 Praktisi Talent Mapping Minat Bakat di Indonesia
Ketika Pelayanan Publik Dimulai dari Hati: Ini Pesan Rohmat Rospari untuk ASN Depok
Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani
Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Sistem, hingga Ihsan
PUPR Depok Tekan Potensi Banjir: 10.564 Kubik Sampah Dikeruk dari Kali Pesanggrahan, Ada Kasur hingga Pakaian Dalam
Senam Paricara Dharma Terus Diperkenalkan ke Masyarakat
Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:29 WIB

Cegah Tawuran, Polres Metro Depok Canangkan Bapak Asuh dan Sahabat untuk Siswa

Kamis, 3 September 2026 - 17:59 WIB

HUT Ke-27 DPRD Depok: Yeti Wulandari Tekankan Persatuan dan Integritas Anggota Dewan

Kamis, 3 September 2026 - 17:52 WIB

Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kukusan Depok

Kamis, 3 September 2026 - 17:49 WIB

20 Warga Depok Siap Berangkat Kerja ke Jepang, Pemkot Buka Peluang untuk 1.000 Peserta

Kamis, 3 September 2026 - 17:45 WIB

14 Bangunan Toko di Jalan Raya Limo Disorot, Diduga Tak Berizin

Kamis, 3 September 2026 - 16:33 WIB

Pemkot Depok Gandeng PT BSA Olah Sampah Jadi RDF 1.000 Ton per Hari

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Atasi Masalah Sampah, PT BSA dan Pemkot Depok Bangun Fasilitas Pengolahan Modern di TPA Cipayung

Rabu, 2 September 2026 - 19:40 WIB

Peringati HUT ke-37 GOW, Wali Kota Depok Dorong Perempuan Jadi Penggerak Pengurangan Sampah

Berita Terbaru