Rumah Adat Rangken Khas Indramayu Tinggal 2 yang Tersisa

- Reporter

Senin, 14 Februari 2022 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Rumah Rangken merupakan rumah adat yang berada di kawasan Desa Totoran, Blok Bonjot, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Seperti halnya rumah tradisional, Rumah Rangken atau Rumah Atep banyak menggunakan bahan baku alam, yakni terbuat dari bambu dengan atap daun nipah berbentuk limas.

Asal mula nama Rangken sendiri adalah sebutan dari daun nipah yang sudah dikeringkan lalu disusun rapih untuk atap rumah.

Menurut informasi yang didapat, daerah tersebut dahulunya adalah kawasan hutan di wilayah pesisir yang banyak terdapat daun nipah. Hutan itu pun kemudian dibabat untuk dijadikan sebuah permukiman atau kampung, daun nipah dari hutan itu lalu dimanfaatkan masyarakat guna membuat rumah.

Namun sayangnya, rumah-rumah yang mengandung nilai kearifan lokal serta terbuat dari materi yang tanggap akan kondisi alam setempat kini mulai banyak tergantikan dengan konstruksi rumah dari tembok dan semen.

Termasuk keberadaan Rumah Rangken yang saat ini mulai berkurang karena dianggap oleh pemerintah desa setempat sebagai rumah tidak layak huni, sehingga dilakukan pembedahan. Padahal, Rumah Rangken tersebut menjadi rumah khas Kabupaten Indramayu terutama warga yang berlokasi di Desa Totoran dan Desa Pabean Ilir.

Rumah tradisional Rangken juga termasuk dalam Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Menurut salah seorang warga di Blok Bonjot Desa Totoran, Masiyem (65) menyampaikan, di blok tempat tinggalnya bahkan hanya tersisa dua unit Rumah Rangken saja, karena sudah banyak yang dibedah.

Disampaikan Dasminih, Rumah Rangken yang masih tersisa itu berdiri di atas tanah desa. Warga kemudian menyewa tanah tersebut sebesar Rp50.000 per tahun kepada pemerintah desa. Dia pun berharap, pemerintah bisa membantu menganti atap Rumah Rangken tersebut, terlebih sekarang ini sudah memasuki musim penghujan.

Hal itu, kata dia, sebagai upaya dalam melestarikan Rumah Rangken yang jumlahnya kini hanya tersisa beberapa unit saja. “Rumah yang ditinggali anak saya ini masih asli, tapi sering bocor,” ujar Dia.

 

Berita Terkait

Dies Natalis ke-18 Tahun, Polimedia Siapkan Talenta Kreatif yang Unggul, Berdaya Saing, dan Berdampak
Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027
SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh
TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi
Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati
Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia
Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:57 WIB

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama

Berita Terbaru