Hadiri FGD Bappeda, dr. Dewi Inong Katakan Kondom Tak Dapat Cegah Penyakit Menular Seksual Ini

- Reporter

Rabu, 7 Maret 2018 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Diminta untuk menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok yang bertempat di Aula Bappeda Lantai 3 Gedung Dibaleka Kota Depok pada Selasa, 6 Maret 2018 lalu, dr. Dewi Inong Irana, Sp.KK. banyak menyampaikan hal penting seputar hubungan seks bebas dan hubungan Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) dari segi kacamata kesehatan.

Salah satunya adalah mengenai fakta sebenarnya dari alat kontrasepsi kondom. Seperti yang diketahui, di Indonesia banyak kampanye dan imbauan yang menyatakan bahwa pemakaian kondom adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit HIV/AIDS ataupun penyakit menular seksual lainnya. Namun faktanya, menurut dr. Dewi Inong yang merupakan spesialis kulit dan kelamin, itu tidaklah benar.

Kami, Persatuan Dokter Kulit Kelamin Indonesia, Perdoski itu maju ke Menteri Kesehatan, minta diturunkan bahwa save seks adalah pake kondom. Itu salah sama sekali. Ngeri sekali itu,” ujar dr. Dewi Inong saat tengah menyampaikan materinya.

Menurutnya, kondom memang alat kontrasepsi yang aman digunakan untuk mencegah kehamilan. Namun, tidak  untuk mencegah penularan penyakit yang terjadi melalui hubungan seksual. Sebab, pori kondom hanya dirancang untuk menahan dan menampung sel sperma. Namun, tidak dengan virus Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti HIV/AIDS ataupun yang lainnya yang ukurannya lebih kecil dibandingkan pori kondom.

Faktanya, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Mann dari Universitas Harvard, kondom hanya dapat mengurangi resiko penularan HIV/AIDS sekitar 26% saja. Itu berarti, resiko penularan HIV/AIDS yang menggunakan kondom masih terbilang cukup tinggi.

 

Penulis: Suci Cahyani

Editor: Siti Melyana

Berita Terkait

Era Baru Perlindungan Jemaah Umrah Dimulai, Tiga PPIU Luncurkan Escrow Account Bersama BSI
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru
Gelar MeiLawan 2026, ILUNI UI FIB Ajak Masyarakat Merawat Ingatan Tragedi Mei 1998

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 22:37 WIB

Pantau Hari Pertama Sekolah, Wakil Wali Kota Depok Pastikan MPLS Ramah Anak Berjalan Lancar

Senin, 13 Juli 2026 - 22:20 WIB

Dorong Kreativitas, Wakil Wali Kota Depok Ingin Catur Jadi Olahraga Anak-Anak Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 22:10 WIB

Sarang Prostitusi Daring di Cilangkap Digerebek, Petugas Temukan Bukti Alat Kontrasepsi

Senin, 13 Juli 2026 - 22:00 WIB

Perkuat Kualitas Pendidikan Daerah, Wawalkot Depok Apresiasi Kehadiran YCAM Al Azhar

Senin, 13 Juli 2026 - 21:50 WIB

Sambut Tahun Ajaran Baru, Disdik Depok Terbitkan Edaran MPLS dan Gerakan Ayah Mengantar Anak

Senin, 13 Juli 2026 - 21:30 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, Pemkot Depok Perluas Sekolah Gratis bagi Warga Kurang Mampu

Senin, 13 Juli 2026 - 21:20 WIB

Dorong Kemandirian Peserta, BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Program PEKA di Kota Depok

Senin, 13 Juli 2026 - 21:10 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 di Pancoran Mas: Sinergi Tiga Pilar dan Warga dalam Dekapan Sepak Bola

Berita Terbaru