Olimpiade Paris 2024, Sudah Targetkan Oleh Apriyani Rahayu 

- Reporter

Senin, 10 Oktober 2022 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Pemain ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu, mengatakan soal ambisinya menjuarai Olimpiade 2024 bersama pasangan baru.

Apriyani Rahayu masih punya keinginan untuk bermain di pentas Olimpiade walau tidak lagi berpasangan dengan Greysia Polii.

Pada Olimpiade sebelumnya di Tokyo 2020, Greysia/Apriyani berhasil meraih medali emas bagi Indonesia di cabang olahraga bulu tangkis nomor ganda putri.

Kini setelah Greysia pensiun, Apriyani dipasangkan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti. Walaupun sudah berganti pasangan, Apriyani masih ingin mengulang kembali kisah manis di Olimpiade.

“Waktu itu yang bertanya kepada saya adalah (pelatih ganda putri) Eng Hian. ‘Apri, kamu sangat luar biasa jika bisa dua kali (medali emas Olimpiade) kamu akan menjadi legenda. Tinggal kamu mau apa tidak’,” ujar Apri.

“Eng Hian yang bertanya itu kepada saya, karena memang betul Olimpiade itu mengubah segalanya. Kemudian saya jawab, buat apa sampai detik ini saya masih mau capek. Untuk apa saya capek-capek latihan kalau tujuannya bukan ke Olimpiade,” ujar Apri.

Menurutnya, perjalanan untuk bisa tampil dan meraih kesuksesan tidaklah mudah. Terlebih di event Olimpiade saat para pemain terbaik dunia berlomba-lomba meraih medali emas.

Mereka dipasangkan sebelum Sea Games 2021 dan langsung menyabet gelar juara pada turnamen multievent yang digelar pada Mei 2022 itu. Apriyani/Fadia juga berhasil meraih gelar juara di turnamen Malaysia Open 2022 dan Singapore Open 2022. Kini Apriyani / Fadia telah menduduki ranking 30 dunia atau BWF.

Berita Terkait

SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)
Resmi Timnas Indonesia Melantik Pelatih Baru Pengganti Patrick Kluivert, yang Bernama John Herdman
Bahasa Ibu: Tersisih di Rumah Sendiri
BBM dan Bahasa Kekuasaan: Ketika Pernyataan Menteri Menguji Psikologi Publik
Logat Jawa: Kesalahan Berbahasa atau Identitas Linguistik?
Stres di Tengah Santai: Saat Bahasa Feed dan Notifications Memaksa Otak Kita Multitasking
EYD di Tengah Tren Mengetik Gaul: Menemukan Kembali Standar Berbahasa
MENGAPA PIKIRAN DAN UCAPAN TIDAK SEJALAN? PERSPEKTIF PSIKOLIGUISTIK

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:06 WIB

SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kampus Visit dan Studi Tour 2026 ke Bandung Jawa Barat

Senin, 4 Mei 2026 - 10:38 WIB

RA Mumtaza Islamic School Gelar Big Fieldrtip Taman Safari Indonesia Tahun 2026

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:39 WIB

787 Usulan RTLH 2026 Diverifikasi, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Pastikan Tepat Sasaran

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB