
SIARANDEPOK.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok mengambil langkah taktis untuk menangani masalah banjir yang sempat melanda SMP Negeri 2 Depok akibat intensitas hujan tinggi sepekan lalu.
Merujuk pada laporan portal berita resmi Pemerintah Kota Depok, berita.depok.go.id, genangan air di lingkungan sekolah tersebut terjadi karena aliran sungai terhambat oleh tumpukan sampah serta endapan pasir di dalam saluran drainase.
Sebagai respons tanggap darurat, Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air (SDA) DPUPR sebelumnya telah diterjunkan langsung ke lapangan guna melaksanakan normalisasi saluran air di sekitar kawasan sekolah.
Menatap penanganan jangka panjang yang lebih permanen, Kepala DPUPR Kota Depok Yodi Joko Bintoro memastikan pihaknya akan segera mengajukan proyek perbaikan infrastruktur. “Insyaallah awal tahun depan akan kami usulkan untuk revitalisasi jembatan di Jalan Melati Raya. Kemungkinan menggunakan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT),” ujarnya.
Ia merinci bahwa pembangunan ulang jembatan di hilir saluran depan SMPN 2 Depok, Kecamatan Pancoran Mas, tersebut sangat vital agar kapasitas tampung air kembali optimal tanpa memicu luapan. “Untuk penanganan lanjutan, akan dilakukan pengusulan revitalisasi jembatan di Jalan Melati Raya (hilir saluran/kali yang ada di depan SMPN 2 Depok),” katanya.
Pihak dinas berharap kombinasi antara normalisasi saluran dan revitalisasi jembatan ini mampu mengeliminasi potensi banjir susulan secara tuntas. “Masih terus kami upayakan penanganan tersebut. Mudah-mudahan, banjir tidak kembali lagi,” pungkas Yodi menutup keterangan pers.














