

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) berinisial SZM. Dokter muda tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai 18 Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7/2026).
Kepala Dinkes Kota Depok, Devi Maryori, mengonfirmasi kabar duka tersebut dan menyatakan rasa empati yang mendalam kepada keluarga almarhum. Ia menjelaskan bahwa penyebab pasti kematian dokter SZM saat ini masih berada dalam penanganan dan penelusuran pihak berwenang.
Guna mengusut insiden ini secara menyeluruh, Dinkes Kota Depok bergerak cepat dengan menjalin komunikasi dan melakukan langkah investigasi bersama. Proses ini melibatkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dinkes Jawa Barat, serta manajemen rumah sakit tempat korban bertugas.
Langkah investigasi bersama tersebut telah dilaksanakan sejak awal pekan guna mengumpulkan berbagai fakta dan informasi terkait peristiwa nahas tersebut. Meski demikian, kepastian mendasar mengenai pemicu kejadian tersebut masih terus didalami oleh tim penyelidik.
Berdasarkan catatan dinas, dokter SZM diketahui baru saja memulai masa bakti program internsipnya di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak sejak 29 Juni 2026 lalu. Kepergian almarhum yang mendadak ini menyisakan duka mendalam bagi rekan sejawat di lingkungan kesehatan Depok.
Sumber berita: Informasi ini disarikan dari berita resmi Portal Berita Pemerintah Kota Depok














