Kondisi Darurat! Sampah Liar Kepung Sekolah dan Posyandu di Jatijajar, Warga Resah

- Reporter

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIARAN DEPOK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Abdul Khoir, melakukan sidak ke lokasi tumpukan sampah liar yang berada di lingkungan RT 03 RW 07, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos. Keberadaan sampah tersebut dinilai sangat merugikan warga, terutama anak-anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

​Abdul Khoir mengutarakan keprihatinannya karena lokasi tumpukan sampah berdekatan langsung dengan fasilitas umum seperti PAUD dan Posyandu. Ia pun mendapatkan laporan warga adanya hama seperti belatung dan tikus mulai masuk ke dalam area sekolah.

​”Harapan saya dalam waktu satu atau dua hari ini urusan sampah di sini sudah selesai, karena masalah ini selalu berulang,” ujar Abdul Khoir saat di lokasi, Rabu (14/01/26).

​Dirinya menekankan bahwa kondisi ini sekarang sangat buruk bagi kesehatan lingkungan dan tumbuh kembang anak-anak. Menurutnya, mustahil menciptakan generasi masa depan yang sehat jika lingkungan belajarnya masih banyak sampah dan hama.

​”Bagaimana anak-anak kita mau sehat kalau di sebelahnya ada sampah, belatung, bahkan tikus yang sudah masuk ke sekolah-sekolah,” tegasnya.

​Lebih lanjut, legislator tersebut menjelaskan bahwa lahan saat ini dipenuhi oleh sampah bukanlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS), tetapi merupakan lahan wakaf untuk area parkir makam.

​”Ini sebetulnya lahan parkir makam keluarga dan bisa digunakan oleh masyarakat umum yang hendak ke makam umum di depannya. Statusnya tanah wakaf untuk makam, bukan untuk peruntukan TPS,” jelasnya.

​Khoir pun sudah menjalin komunikasi intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok. Ia mendesak agar segera dilakukan pengangkutan sampah secara masif dalam waktu singkat.

​”Saya sudah berkomunikasi dengan Pak Kadis dan Bu Sekdis DLHK agar segera diselesaikan dalam waktu cepat,” imbuhnya.

​Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah rumah tangga dan tidak membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.

​”Masyarakat harus pintar memilah sampah, jangan asal tumpuk. Saya juga berharap DLHK rutin mengangkut, jangan tunggu menumpuk. Kasihan warga dan anak-anak PAUD di sini kalau lingkungannya tidak sehat,” tutup Abdul Khoir.

Berita Terkait

Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga
Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta
Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW
Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu
DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok
Dengar Keluhan Warga Perum Kopassus Pelita 1 Sukatani soal UPS dan Wacana Kolaborasi
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Geliat Ekonomi Lokal, Kecamatan Cilodong Gelar JUSS dan Pangan Murah bagi Warga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:27 WIB

Sah Dilantik, Ketua HIPMI Depok Ardian Fajar Siap Tingkatkan Perekonomian Daerah

Sabtu, 19 September 2026 - 22:22 WIB

Supian Suri Dorong HIPMI Perkuat Sinergi Majukan Ekonomi Kota Depok

Sabtu, 19 September 2026 - 22:11 WIB

Hendra Macx Siap Jadi Agen Perubahan di Lingkungan RT 003 RW 009 Sukatani

Sabtu, 19 September 2026 - 19:23 WIB

Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor

Sabtu, 19 September 2026 - 19:17 WIB

Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil

Sabtu, 19 September 2026 - 07:20 WIB

Pradi Supriatna Dorong KPID Jabar Perluas Literasi Media Hingga ke Kota Depok

Sabtu, 19 September 2026 - 07:17 WIB

Sinergi Kodim 0508/Depok dan Pemkot Bersihkan Kawasan Pasar Kemiri

Sabtu, 19 September 2026 - 07:13 WIB

Jalan Raya Cipayung Depok Diberlakukan Sistem Buka Tutup hingga 5 November 2026

Berita Terbaru