Apa Yang Dimaksud Dengan Animisme dan Dinamisme?

- Reporter

Kamis, 20 Oktober 2022 - 14:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Pada zaman prasejarah jauh sebelum manusia mengenal tulisan, manusia mempunyai kepercayaan yang bersifat animisme dan dinamisme.

Apa yang dimaksud dengan animisme dan dinamisme?

Pengertian animisme

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Animisme adalah kepercayaan kepada roh yang mendiami semua benda. Roh itu mempunyai kekuatan gaib yang disebut mana. Roh atau jiwa itu pada manusia disebut nyawa.

Akan tetapi, jika manusia itu mati, maka roh tersebut akan meninggalkan tubuh untuk selama-lamanya. Roh yang meninggalkan tubuh manusia untuk selama-lamanya itu disebut arwah.

Menurut kepercayaan, arwah tersebut hidup terus di negeri arwah serupa dengan hidup manusia. Oleh karena itu, mereka dihormati, demikian pula nenek moyang kita.

Dengan demikian, timbullah kepercayaan yang memuja arwah dari nenek moyang. Menurut animisme, arwah tinggal di dunia arwah (kayangan) yang letaknya di atas gunung.

Misalnya, tempat pemujaan arwah pada zaman Megalitikum, juga dibangun di atas gunung atau bukit.

Biasanya, agar hubungan dengan arwah nenek moyang terpelihara dengan baik, maka dibuatlah patung-patung nenek moyang untuk pemujaan.

Pengertian dinamisme

Salah satu kepercayaan yang juga turut berkembang, yaitu kepercayaan dinamisme

Dinamisme adalah paham atau kepercayaan bahwa pada benda-benda tertentu, baik benda hidup atau mati sampai juga benda-benda ciptaan (seperti tombak dan keris) mempunyai kekuatan gaib dan dianggap bersifat suci.

Kelompok dinamisme percaya dengan tenaga hidup yang tidak berpribadi dan ada pada manusia, binatang, tumbuhan, dan segala macam benda yang dapat dianggap membawa keberuntungan.

Benda-benda yang berisi mana disebut fetisyen yang berarti benda sihir. Benda-benda yang dianggap suci ini, misalnya pusaka, lambang kerajaan, tombak, keris, gamelan, dan sebagainya akan membawa pengaruh baik bagi masyarakat.

Berikut benda-benda yang berkaitan dengan pemujaan roh nenek moyang, antara lain:

1. Punden berundak

Punden berundak, yaitu bangunan suci untuk pemujaan, terbuat dari batu yang bertingkat tingkat.

Peninggalan ini banyak ditemukan di Lebak Sibedug (Banten Selatan), Leles (Garut), dan Kuningan (Jawa Barat). Dalam perkembangannya, punden berundak ini dapat disebut sebagai bentuk awal candi di Indonesia.

2. Arca

Arca merupakan perwujudan dari manusia atau binatang terbuat dari batu besar. Peninggalan ini banyak ditemukan di Pasemah (Sumatra Selatan) dan lembah Bada Lahat (Sulawesi Selatan).

3. Menhir

Menhir adalah bangunan berupa batu tegak atau tugu yang berfungsi sebagai tempat pemujaan roh nenek moyang atau tanda peringatan untuk orang yang telah meninggal

Menhir banyak ditemukan di Pasemah (Sumatra Selatan), Ngada (Flores), Rembang (Jawa Tengah), dan Lahat (Sumatra Selatan).

4. Dolmen

Dolmen, yaitu meja batu untuk sesaji. Dolmen berfungsi sebagai tempat persembahan untuk memuja arwah leluhur. Di samping sebagai tempat pemujaan, dolmen juga berfungsi sebagai pelinggih, tempat duduk untuk kepala suku atau raja

Dolmen banyak ditemukan di Besuki, Jawa Timur. Dolmen di daerah ini biasa disebut pandhusa.

5. Sarkofagus

Sarkofagus atau keranda batu, yaitu bangunan berbentuk seperti lesung. Juga dapat berbentuk waruga, yaitu batu utuh, persegi, dan bulat seperti terdapat di Sulawesi Utara. Sarkofagus banyak ditemukan di Bali dan Bondowoso (Jawa Timur).

6. Kubur batu

yaitu lempeng batu yang disusun untuk pembatas dan tempat menyimpan mayat. Kubur batu banyak ditemukan di Bali, Pasemah (Sumatra Selatan), Wonosari (Yogyakarta), Cepu (Jawa Tengah), dan Cirebon (Jawa Barat).

7. Patung

Patung, pada umumnya bentuk patung masih sangat sederhana dan berbentuk binatang atau manusia.

<

Berita Terkait

Alumni PKBM Primago Indonesia Kota Depok Lulus Tes Masuk SMP di Al-Azhar Cairo Mesir
Membangun Spirit & Daya Juang SDM Di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago untuk Kemajuan Pendidikan Islam
Pesantren Modern Arridho Sentul Adakan Pembekalan Siswa Akhir Tentang Tips & Strategi Mendirikan Lembaga Pendidikan Islam
Ngerahul 6
Lulusan PKBM Primago Indonesia Berhasil Lulus Tes Ujian Masuk Gontor: Menembus Batas dengan Pendidikan Non-formal
Dibuat Deg-Degan, Akhirnya Indonesia Gulung Korea Selatan Dalam Perempat Final Piala Asia U-23
Mengenali Perbedaan Antara Politisi dan Cendekiawan
Dr. Awaluddin Faj, M.Pd, Motivator Alumni Unida Gontor Dengan Segudang Prestasi

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:03

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:58

PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:56

SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:53

Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:51

Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:00

85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:38

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:47

Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya

Berita Terbaru