Pemetaan Potensi SDM (Talent Mapping): Strategi Tepat Sasaran Membangun SDM Unggul di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor

- Reporter

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Membentuk SDM berkualitas bukanlah sesuatu perkara yang mudah terlebih dipandang dari situasi kondisi yang manusia hadapi dimana tantangan dalam bentuk baru dan akan bertambah berat seiring bergantinya zaman khususnya apa yang dihadapi oleh generasi millenial saat ini.

Membentuk SDM berkualitas tidak dapat dikategorikan sebagai tanggungjawab akhir dari tempat berkerja atau lembaga untuk mempersiapkan (melatih) para SDM sebagai tenaga pendidik yang unggul, melainkan ada faktor vital yang sebelumnya terlebih dahulu berperan yaitu bagaimana individu dalam upayanya mengembangkan potensi diri.

Maka dari itu, kurang lebih dari 90 SDM Pondok Pesantren Darul Muttaqien Parung yang berlokasi di Darul Muttaqien, Jabon Mekar, Kec. Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggelar Talent Mapping SDM bersama Primagen.

PRIMAGEN.id memperkenalkan konsep Genetic Mapping Program, yaitu layanan pemetaan potensi yang memanfaatkan analisis pola sidik jari sebagai salah satu sumber informasi untuk membantu memahami kecenderungan gaya kerja, komunikasi, kepemimpinan, gaya belajar, minat, dan potensi individu.

Pendekatan ini ditujukan sebagai alat bantu pengembangan diri, bukan sebagai pengganti asesmen psikologis atau diagnosis klinis. Hasil analisis dimanfaatkan untuk membantu lembaga dalam menyusun posisi strategis SDM dan pengembangan yang lebih sesuai dengan karakter masing-masing.

Melalui pemetaan ini, sekolah memperoleh informasi yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pembinaan akademik maupun nonakademik, posisi jabatan dan analisa kemampuan dalam memimpin dan komunikasi.

Salah satu peserta tes talents mapping Primagen adalah Ustadz H. Turhamun, M.Pd. Sebagai Wakil Pimpinan Bidang Akademik di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Ia mengaku, akurasi yang ia rasa setelah menerima hasil tes adalah 92-94 persen alias sesuai dengan yang ia rasakan.

“Saya baru ngeh saya begini. Sebelumnya saya merasa lebih mengenal orang lain daripada diri sendiri. Kedepan saya bisa melangkah lebih sistematis,” ungkap ustadz Turhamun.

Hal yang sama dirasakan oleh salah satu Guru Pondok Pesantren Darul Muttaqien Ust. Eko Prasetyo, S.Pd.I selaku Salah Satu Pengasuhan Putra yang juga peserta tes talents mapping. Guru PPKN ini merasa, 90 persen analisis tentang potensi dirinya sesuai dengan apa yang ia jalankan sehari-hari.

Diantaranya adalah dirinya seorang yang mudah beradaptasi dengan lingkungan. Ia juga senang melayani orang lain dengan baik.

“Setelah mengenali berbagai potensi dirinya tersebut, tentunya saya akan memaksimalkan potensi yang ada dan kedepan bisa lebih bermanfaat bagi lingkungan sekolah,” terang Ustadz Eko.

SDM dan Talent Mapping

Ust. M. Averus adalah seorang tokoh pendidik yang menjabat sebagai Wakil Pimpinan Bidang Non-Akademik di Pondok Pesantren Darul Muttaqien mengatakan bahwa Talent mapping bermafaat untuk semua orang dan segala lapisan. Tak hanya bermanfaat bagi remaja, namun juga mereka yang mau pensiun, bahkan para guru.

Kenapa guru perlu mengikuti talents mapping? Menurut beliau, guru merupakan variable yang strategis di dalam sistem pendidikan Indonesia. Dengan guru mengikuti talents mapping, mereka bisa memiliki pengalaman untuk mengevaluasi dirinya dan memberikan assessment untuk mengarahkan siswanya.

“Dengan talents mapping, guru bisa mengevaluasi karir dan untuk pengembangan karir ke depan. Dia dapat mengembangkan sebagai guru bidang pengajaran yang tepat,” ungkap salah alumni gontor ini.

Dr Awaluddin Faj, M.Pd selaku praktisi Talent Mapping Primagen menerangkan, talents mapping Primagen berbeda dengan psikotes. Psikotes bersifat konfidensial alias rahasia, karena menyangkut semua dinamika personal, termasuk hal yang bersifat negatif dari peserta tes. Data negatif, itu bisa menjadi aib bagi seseorang.

Sementara talents mapping berdasarkan pada potensi potensi personal yang tidak dirahasiakan. Justru potensi itu harus dibuka agar lingkungan dapat mendukung potensi tersebut.

“Jadi bedanya dengan talents mapping, individu maupun lingkungan perlu tahu, sehingga tercipta sebuah iklim yang positif antar individu dan lingkungan yang tumbuh dalam sebuah lembaga,” tutup Dr Awaluddin Faj.

Tingkatkan Mutu SDM Pondok Pesantren Darul Muttaqien dengan Talenta Mapping

Para guru harus faham, bahwa manusia itu multi talent, memiliki kemampuan yang berbeda-beda. bila guru telah memiliki pemikiran seperti ini, maka tidak ada lagi ruang yang tidak nyaman di sekolah untuk anak. Sehingga bila anak happy di sekolah, mereka bisa tumbuh kembang sesuai dengan potensinya.

talents mapping ini tidak hanya diberikan kepada guru, namun juga peserta didik. Sehingga diharapkan bisa memberikan kontribusi pada peningkatan mutu sekolah.

Mau ikutan mapping talent untuk SDM maupun Peserta Didik bisa hubungi 0878-8998-3338

Berita Terkait

2 Praktisi Talent Mapping Minat Bakat di Indonesia
Ketika Pelayanan Publik Dimulai dari Hati: Ini Pesan Rohmat Rospari untuk ASN Depok
Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani
Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Sistem, hingga Ihsan
PUPR Depok Tekan Potensi Banjir: 10.564 Kubik Sampah Dikeruk dari Kali Pesanggrahan, Ada Kasur hingga Pakaian Dalam
Langkah Tegas DPUPR Kota Depok: Perketat Pengawasan Proyek Strategis Demi Mutu Infrastruktur
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa
Perbaikan Jalan H. Kenan Diapresiasi Warga RW 14 Bojongsari, Beraktivitas Semakin Mudah

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Wajah Baru Jalan Cinere Raya, Bebas Macet Akhir 2026!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Siap-Siap! Kawasan GDC Depok Bakal Dibikin Lebih Paten.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Jangan Coba-Coba Bakar Sampah di Depok, Dendanya Bikin Warga Meringis!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Damai di Bumi Wiyata: Pemkot Depok Banjir Apresiasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkot Depok Bagikan 1 Ton Beras di Jatijajar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:26 WIB

DLHK Depok Dorong Warga Kemirimuka Aktif Pilah Sampah dan Manfaatkan Bank Sampah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Nggak Perlu Jauh! Warga Pondok Cina Bisa Urus Adminduk Langsung Dekat Rumah!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:21 WIB

Ratusan Pelajar SD Depok Sabet Juara LLP 2026, Lima Siswa Tembus Kancah Nasional dan Provinsi

Berita Terbaru

Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok saat ini sedang menata area Jalan Cinere Raya yang berlokasi di Kecamatan Cinere. (Foto: Dok. DPUPR)

Berita Depok

Wajah Baru Jalan Cinere Raya, Bebas Macet Akhir 2026!

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:07 WIB

Pada Rabu (14/10/26), DPUPR Kota Depok mendatangi kawasan Grand Depok City (GDC) untuk melakukan peninjauan bersama BKD dan instansi terkait. (Foto: Dok. DPUPR)

Berita Depok

Siap-Siap! Kawasan GDC Depok Bakal Dibikin Lebih Paten.

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:04 WIB

Penandatanganan Perjanjian Bersama antara Serikat Pekerja PT Bumiputera Wisata (Hotel Bumi Wiyata) dan pihak manajemen berlangsung di Ruang Bougenville pada Selasa (13/10/26), disaksikan langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri. (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Damai di Bumi Wiyata: Pemkot Depok Banjir Apresiasi

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:13 WIB