
SIARANDEPOK.COM – DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperkuat dukungan terhadap pelayanan jemaah haji. Selain menyiapkan transportasi dan pengawalan perjalanan, Pemkot Depok menyediakan fasilitas pendukung hingga lahan untuk pembangunan kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemhaj) Kota Depok.
Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Depok, Supian Suri, saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI dalam rangka pengawasan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027 di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Depok, Jumat (11/9/2026).
Supian mengatakan, Pemkot Depok berkomitmen memberikan dukungan maksimal agar pelayanan kepada jemaah haji berjalan lancar dan nyaman.
“Kami di Kota Depok sekali lagi berterima kasih karena perjalanan haji, alhamdulillah tahun ini berjalan lancar, tidak ada hambatan apa-apa,” ujar Supian.
Dalam mendukung perjalanan jemaah, Pemkot Depok menyiapkan bus, kendaraan untuk pengantaran dan penjemputan, truk pengangkut koper, serta personel Satpol PP dan kepolisian untuk membantu pengawalan.
Pemkot Depok juga meminjamkan gedung yang saat ini digunakan sebagai Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Depok. Gedung tersebut sebelumnya merupakan kantor kelurahan sebelum dipindahkan ke lokasi yang dinilai lebih strategis.
“Gedung ini adalah gedung yang kami pinjamkan ke Kementerian Haji dan Umrah. Dulunya ini kantor kelurahan tapi disulap menjadi kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Depok,” jelasnya.
Siapkan Masjid dan Lahan Kantor
Ke depan, dukungan Pemkot Depok akan diperluas melalui pemanfaatan Masjid Dhuyufurrahman yang berada di kawasan Jalan Jakarta-Bogor.
Masjid tersebut disiapkan untuk mendukung berbagai aktivitas jemaah haji, termasuk kegiatan manasik. Kompleks masjid juga dilengkapi aula dan sejumlah ruangan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pendukung.
“Karena memang kita menyiapkan masjid ini buat para jemaah haji, dari mulai manasik. Dan kegiatannya di sana juga ada aula, ada ruang-ruang yang sebetulnya bisa dipakai,” tutur Supian.
Tidak hanya menyediakan fasilitas masjid, Pemkot Depok juga berencana mengalokasikan dan menghibahkan lahan di sekitar Masjid Dhuyufurrahman untuk pembangunan kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Depok.
“Sehingga kami mengalokasikan dan menghibahkan tanah di sekitar masjid itu untuk keperluan kantor Haji dan Umrah,” ungkapnya.
Menurut Supian, pembangunan kantor yang terintegrasi dengan masjid akan memberikan fasilitas pendukung yang lebih lengkap. Area parkir, aula, masjid, dan ruang-ruang lainnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.
“Saluran pendukungnya, parkir, termasuk masjid, dan aula masjid serta ruang-ruang lain itu sangat mendukung,” katanya.
Untuk pembangunan fisik kantor, Supian berharap anggarannya dapat dialokasikan oleh Kementerian Haji dan Umrah. Dengan demikian, Pemkot Depok dapat fokus memberikan dukungan melalui penyediaan lahan dan fasilitas pendukung lainnya.
“Sedapat mungkin bisa dapat dari alokasi Kementerian Haji dan Umrah untuk pembangunan fisiknya,” harap Supian.














