PCI Muhammadiyah mendirikan sekolah di Malaysia untuk ribuan anak imigran Indonesia

- Reporter

Senin, 12 April 2021 - 12:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com – Guna mengatasi masalah anak-anak di negara tetangga Indonesia yang tidak bisa mengenyam pendidikan, pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia (PCIM) mencanangkan acara pembukaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kuala Lumpur, dikutip dari muhammadiyah.or.id , Jumat (9/4)

Pada acara peresmian Seksi Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Muhammad Farid Maruf (Mukhammad Farid Maruf) menyampaikan terima kasih atas inisiatif PCIM dan pimpinan Cabang Khusus Muhammadiya (PRIM) di Kampong Baru, Malaysia Dan. dihargai.

“Kami atas nama pemerintah meminta maaf belum bisa menyediakan fasilitas pendidikan sebagaimana amanat undang-undang karena yang ada hanya SIKL, sedangkan jumlah anak-anak Indonesia ada puluhan ribu anak,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Fadir, pendirian Sanggar Bimbingan Belajar PKBM Kuala Lumpur telah mendapatkan izin kegiatan dari Kementerian Pendidikan Malaysia.

“Kegiatan ini atas partisipasi dari masyarakat. Ada dua jaminan dari kami, pertama anak-anak bisa ikut ujian bukan hanya baca tulis hitung, melainkan nanti menggunakan kurikulum Indonesia sehingga saat pulang bisa pindah dengan strata yang sama. Kedua, (mendapatkan) materi pelajaran,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sonny Zulhuda, Ketua PCIM Malaysia mengungkapkan bahwa tujuan didirikannya PKBM adalah agar anak-anak yang tidak dapat mengenyam pendidikan formal dapat mengenyam pendidikan dengan ijazah yang dapat digunakan setelah lulus.

“Selama ini kami mengerjakan TPA yang sifatnya informal. makanya, begitu ketemu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKPB), Muhammadiyah perlu berpartisipasi dalam program pemerintah. Nanti tidak hanya belajar ilmunya, tetapi juga ada ijazahnya supaya ke depan anak-anak semua mendapatkan kesempatan,” ungkap Sonny.

Selain dihadiri oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur dan Ketua PCIM Malaysia, acara juga dihadiri oleh Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Dr. Encik Abdul Hajar, Ketua Majelis Pendidikan Seni dan Olahraga Ustaz Ahmad Fathoni, sejumlah guru SIKLA, pengurus PCIM dan PCIA Malaysia beserta orangtua murid.

<

Berita Terkait

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*
Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 10:19

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:31

Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terbaru