SiaranDepok — Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago turut berpartisipasi dalam kegiatan **Festival Hari Bumi 2026** yang diselenggarakan oleh Yayasan Indah Berbagi bekerja sama dengan Ford Foundation pada Rabu, 22 April 2026, di kawasan Parung, Kabupaten Bogor. Kehadiran Primago dalam kegiatan tersebut diikuti oleh **55 orang rombongan** yang terdiri dari para santri dan guru pendamping.
Festival bertajuk **“Our Power, Our Planet”** ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif yang berfokus pada kepedulian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta aksi nyata menjaga bumi. Sejak pagi hari, peserta mengikuti rangkaian acara pembukaan, penampilan seni, sambutan tokoh masyarakat, hingga simbolis penanaman pohon sebagai bentuk komitmen bersama terhadap kelestarian alam.
Selain seremoni utama, para santri Primago juga mengikuti beragam kegiatan interaktif seperti seminar edukasi lingkungan, workshop daur ulang sampah, pembuatan eco-enzyme, pengolahan kompos, penanaman tanaman, hingga edukasi pengelolaan sampah plastik. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar langsung di lapangan bagi para peserta.
Partisipasi Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago menjadi bentuk nyata komitmen lembaga pendidikan tersebut dalam menanamkan nilai kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kesadaran lingkungan kepada para santri. Kehadiran para guru pendamping juga memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib, aktif, dan maksimal.
Dalam wawancara usai kegiatan, **Kepala Sekolah Primago, Ust. Ahmad Salim, S.H.I**, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya Festival Hari Bumi 2026. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting karena memberikan ruang belajar langsung bagi para santri di luar kelas.
> “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Para santri bisa belajar langsung tentang pentingnya menjaga lingkungan, mengelola sampah, serta memahami bagaimana kontribusi kecil dapat memberi dampak besar bagi masyarakat. Ini sangat sejalan dengan visi misi Primago yang menekankan pemberdayaan lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak lembaga pendidikan agar semakin banyak generasi muda yang tumbuh dengan kepedulian terhadap bumi dan sesama.
Keikutsertaan Primago dalam Festival Hari Bumi 2026 menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang membentuk karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial para santri. (Yuda)












