Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi

- Reporter

Kamis, 23 April 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok –Kebijakan kontroversial muncul dari Kuil Gangotri di kawasan Himalaya, India. Pihak otoritas kuil kini mewajibkan setiap pengunjung untuk mengonsumsi panchgavya, sebuah ramuan ritual yang terdiri dari lima unsur turunan sapi, termasuk susu, dadih, ghee, madu, dan urin sapi. Aturan ketat ini diberlakukan sebagai syarat mutlak bagi siapa pun yang ingin memasuki area suci kuil tersebut.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penyaringan guna memastikan bahwa hanya penganut Hindu sejati atau kaum “Sanatani” yang dapat mengakses tempat ibadah tersebut. Panitia kuil menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mencegah masuknya individu non-Hindu yang mungkin menyamar atau tidak memiliki keyakinan spiritual yang selaras dengan tradisi setempat.

Dharmendra Semwal, perwakilan dari panitia kuil, menegaskan bahwa ritual ini tidak akan menjadi beban bagi mereka yang memiliki iman yang kuat. Ia percaya bahwa konsumsi ramuan tersebut justru merupakan sebuah keberuntungan spiritual bagi para peziarah.

“Ini untuk mencegah orang-orang non-Sanatani dan non-penganut agama Hindu memasuki kuil Gangotari. Orang-orang yang beriman sejati tidak akan mengalami masalah dalam mengonsumsinya. Hanya mereka yang masuk dengan menyamar dan tidak memiliki keyakinan pada agama tersebut yang akan mengalami masalah,” tegas Semwal.

Penerapan aturan baru ini dilakukan bertepatan dengan dimulainya ziarah tahunan Char Dham Yatra yang menarik jutaan umat ke wilayah pegunungan tersebut. Meski memicu pro dan kontra di jagat maya, petugas di pintu masuk tetap bersiaga menyediakan “air suci” tersebut kepada para pengunjung. Kebijakan ini sekaligus menjadi pembeda, mengingat sebagian besar kuil di India biasanya bersikap lebih terbuka bagi wisatawan umum maupun non-penganut Hindu. (Yuda)

Berita Terkait

Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil Panmas Tanam 135 Pohon di Situ Rawa Besar
Jalan Swadaya Bojongsari Direkonstruksi, Turap dan Guardrail Dipasang
PMI Depok Salurkan 60 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Meriahkan Hari Pelanggan Nasional, PT Tirta Asasta Siap Gelar Asasta Fun Run 2026 di Sawangan
Progres Signifikan, Pengerjaan Proyek Jalan Enggram dan Pemuda di Sawangan Dikebut Siang Malam
Siswa PAUD hingga SMP di Depok Kembali Tatap Muka Setelah Dua Hari PJJ
Puluhan Jabatan di Pemkot Depok Kosong, Sejumlah Pejabat Masuk Purnabakti
Ar-Rahman Islamic School Gelar Kegiatan Workshop Budaya Kerja 2026 Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT)

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:15 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil Panmas Tanam 135 Pohon di Situ Rawa Besar

Rabu, 9 September 2026 - 22:05 WIB

Jalan Swadaya Bojongsari Direkonstruksi, Turap dan Guardrail Dipasang

Rabu, 9 September 2026 - 22:02 WIB

PMI Depok Salurkan 60 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 9 September 2026 - 12:30 WIB

Meriahkan Hari Pelanggan Nasional, PT Tirta Asasta Siap Gelar Asasta Fun Run 2026 di Sawangan

Rabu, 9 September 2026 - 12:26 WIB

Progres Signifikan, Pengerjaan Proyek Jalan Enggram dan Pemuda di Sawangan Dikebut Siang Malam

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Puluhan Jabatan di Pemkot Depok Kosong, Sejumlah Pejabat Masuk Purnabakti

Selasa, 8 September 2026 - 21:00 WIB

Ar-Rahman Islamic School Gelar Kegiatan Workshop Budaya Kerja 2026 Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT)

Selasa, 8 September 2026 - 19:27 WIB

KBM Tatap Muka di Depok Kembali Normal Besok, Disdik Imbau Warga Sekolah Tetap Gunakan Masker

Berita Terbaru