Depok Gelar Rapid Test Covid-19 Dengan Sistem Drive Thru

- Reporter

Senin, 30 Maret 2020 - 08:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Kesehatan Kota Depok memeriksa suhu  pengendra mobil saat tes cepat (rapid test) pendektesian COVID-19 dengan sistem 'drive-thru' di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu (29/3/2020). Tes dengan sistem tersebut dilakukan guna mempercepat proses pemeriksaan dan mempersempit penyebaran penularan COVID-19 di wilayah Depok dan sekitarnya.

Petugas Dinas Kesehatan Kota Depok memeriksa suhu pengendra mobil saat tes cepat (rapid test) pendektesian COVID-19 dengan sistem 'drive-thru' di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu (29/3/2020). Tes dengan sistem tersebut dilakukan guna mempercepat proses pemeriksaan dan mempersempit penyebaran penularan COVID-19 di wilayah Depok dan sekitarnya.

Siarandepok – Sehubung dengan menyebarnya Virus Corona, upaya untuk pencegahan terus dilakukan. Salah satu caranya yaitu Dinas Kesehatan Kota Depok melakukan tes cepat (rapid test) Covid-19 dengan sistem “drive thru”, Minggu (29/3/2020).

Tujuan dari tes dengan sistem tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemeriksaan dan mempersempit penyebaran dari virus corona penyebab penyakit Covid-19 di wilayah Depok dan sekitarnya.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Selain itu, sistem drive thru sendiri dilakukan sebagai upaya mengurangi interaksi fisik langsung selama proses pemeriksaan. Seperti diberitakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai melakukan rapid test terhadap warganya sejak Rabu (25/3/2020) lalu.

Tes masif tersebut diperuntukkan untuk tiga kategori. Kategori yang menjadi prioritas yakni, orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) beserta keluarga dan teman dekatnya serta dokter dan tenaga kesehatan (Kategori A).

 

 

Adapun Kategori B terdiri dari profesi yang interaksi sosialnya rentang terinfeksi seperti kalangan wartawan hingga pejabat publik.  Sedangkan Kategori C terdiri dari warga yang memiliki gejala yang mirip corona. Untuk tes pada Kategori B dan C dilakukan dengan metode drive thru.

 

 

 

<

Berita Terkait

Hj Nurhayati: Stunting Ini Bisa Diselesaikan Asal ….
Kepala DP2KBP3A: MKK Bukti Pengakuan Kinerja Pemkab Bandung
Momentum Hari Keluarga Nasional: Menko PMK Optimistis Angka Stunting Di Bawah 20 Persen, Perkawinan Anak Menurun, Perceraian Meningkat
“Rembug Stunting” Kota Bandung: Menuju Generasi Emas dengan Nol Kasus Stunting Baru
Sekda Herman Ajak Camat di Kabupaten Bogor Bergerak Progresif Wujudkan Jabar Zero New Stunting
BKKBN Mencatat Prestasi Terobosan dalam Program Pembangunan Keluarga dan Penurunan Stunting
Penangkapan Ular Cobra Masuk Rumah Warga Di Lingkungan RT 03/04 Sukatani Tapos Depok
Cegah Stunting, Netty Heryawan Beberkan Empat Syarat Keluarga Berkualitas

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:58

Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:01

Ulama Besar, Grand Syaikh Al-Azhar Bakal Hadir di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Senin, 8 Juli 2024 - 18:38

Madina Muharram Festival 1446 H, Ramah Keluarga, Beribu Manfaat

Senin, 8 Juli 2024 - 18:30

Alumni Muda Gontor Sambut Baik Sejumlah Pendukung Idris Balik Arah Jagokan Supian Suri

Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:19

Aliansi BEM PTMA-I Zona 3 Minta Polisi Usut Tuntas Sejumlah Kasus Represifitas

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:04

Hj Nurhayati: Stunting Ini Bisa Diselesaikan Asal ….

Kamis, 4 Juli 2024 - 14:51

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Hadiri Tajamuk Kader Pesantren & Kiai Muda FPAG se Indonesia di Pondok Modern Darussalam Gontor

Selasa, 2 Juli 2024 - 22:12

Buka Workshop Pemutakhiran PK-24, Fazar: Jaga Kualitas Data!

Berita Terbaru