Tingginya Tingkat Diabetes, Jakarta Tekan Angka Diabetes Melalui Kemitraan Cities Changing Diabetes

- Reporter

Minggu, 31 Maret 2019 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Diabetes merupakan penyakit yang sering terjadi di Indonesia. Bila tidak diobati secara intensif, penyakit ini juga bisa jadi penyakit yang mematikan.

Jakarta disebut sebagai wilayah yang rentan akan diabetes. Hal inilah yang membuat DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia melakukan kemitraan Cities Changing Diabetes, yang bertujuan untuk menekan peningkatan dramatis prevalensi diabetes di seluruh dunia.

Kemitraan Cities Changing Diabetes menyerukan untuk membengkokkan kurva diabetes dalam mencegah lebih dari 100 juta kasus baru diabetes pada tahun 2045.

Jakarta menjadi kota pertama di Indonesia yang dipilih untuk menginisiasi Cities Changing Diabetes karena prevalensi diabetesnya yang tertinggi. Berdasarkan riset kesehatan dasar (riskesdas), angka prevalensi diabetes yang sudah terdiagnosis meningkat dari 2,5% di 2013, menjadi 3,4% di 2018. Artinya, dari total 10,5 juta penduduk DKI Jakarta, sekitar 250 ribu di antaranya terdiagnosis diabetes.

Menurut dr. Dicky L. Tahapary, Sp.PD, PhD peneliti dari Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia. Pemetaan dilakukan Agustus lalu oleh IMERI-FKUI, Perkeni, dan Pemprov DKI Jakarta. Pemetaan itu dilakukan terhadap 12.775 pasien diabetes yang terdaftar di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Pemetaan itu menunjukkan hanya 30% pasien diabetes yang gula darahnya terkontrol.

Penyebabnya, antara lain penderita malas kontrol rutin dan sulit mengubah gaya hidup.

“Tantangan yang paling susah ialah mengubah gaya hidup meskipun pasien sudah minum obat teratur,” katanya.

Selain itu, ketersediaan obat diabetes di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas masih terbatas beberapa jenis saja sehingga belum optimal mengendalikan gula darah pasien. Didapati juga, meski 70% dari 12.775 pasien diabetes yang terdaftar teratur berobat, hanya 9% yang ikut program pengelolaan penyakit kronis.

Padahal, diabetes yang tidak terkontrol berisiko menimbulkan berbagai penyakit komplikasi berbahaya, seperti gagal ginjal, serangan jantung, stroke, amputasi kaki karena luka infeksi yang tak kunjung sembuh, serta kebutaan.

Selain berbagai keterbatasan yang ada di faskes primer, sistem rujukan dan rujuk balik masih perlu diperbaiki. Kebanyakan pasien DM tipe 2 masih mendapat pengobatan di Faskes Rujukan Tingkat Lanjutan, hanya 20% dokter umum di Puskesmas yang menerima pasien rujuk balik.

 

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Wamen LH Targetkan Seluruh Sampah Dikelola pada 2029, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan
Lahan Sudah Diserahkan, Pembangunan Gedung SMKN 5 Depok Belum Juga Dimulai
Tiang PLN dan Kabel Optik Ganggu Proyek Jalan Enggram-Sawangan, Diminta Segera Direlokasi
1 Dekade Primago, Dari Bimbingan Belajar Masuk Gontor Hingga Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Jenjang SDI – SMPI – SMAI
Normalisasi Kali Pesanggrahan, Banjir Cipayung-Pasir Putih Mulai Surut
Dr Awaluddin Faj, M.Pd ; Menyiapkan Calon Pemimpin Masa Depan dari Pesantren
Jangan Sampai Anak Salah Jurusan & Salah Arah Masa Depan! Tes Minat Dan Bakat Di Kota Depok
Dorong Generasi Muda Aktif di Masjid, DKM Masjid Baitul Kamal Balaikota Depok Bentuk Remaja Masjid

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Wamen LH Targetkan Seluruh Sampah Dikelola pada 2029, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Lahan Sudah Diserahkan, Pembangunan Gedung SMKN 5 Depok Belum Juga Dimulai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:17 WIB

PERSADA 212 Depok Kecam Promosi Miras Nemport Dengan Chalenge Hafal Ayat Al-Quran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Tembus Level Proaktif Bintang 3, Depok Jadi Kota Pertama di Indonesia Raih Predikat PKP-BJ dari LKPP

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Normalisasi Kali Pesanggrahan, Banjir Cipayung-Pasir Putih Mulai Surut

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dorong Generasi Muda Aktif di Masjid, DKM Masjid Baitul Kamal Balaikota Depok Bentuk Remaja Masjid

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Diduga Ditemukan Indikasi Bahan Radioaktif, Pemkot Depok Tinjau Bekas TPS Liar di Limo

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Wamen LH Sidak TPA Cipayung, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan Sampah Menuju Target 2029

Berita Terbaru