
Siarandepok.com – DEPOK – Banjir yang sempat menggenangi wilayah Cipayung dan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, mulai surut setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan normalisasi Kali Pesanggrahan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan yang selama beberapa tahun mengganggu akses Jalan Cipayung-Pasir Putih kini mulai mengering. Dua alat berat masih dikerahkan untuk melanjutkan proses normalisasi sungai.
Ketua RT 04/RW 08 Bulak Barat, Kelurahan Cipayung, Effendi, mengatakan surutnya banjir terjadi setelah pengerukan sungai dilakukan. Warga pun mulai kembali merasakan akses jalan yang sebelumnya terganggu akibat genangan.
Namun, jembatan di lokasi belum dapat dilalui karena masih dipenuhi lumpur sisa pengerukan. Effendi memperkirakan akses jembatan dapat kembali dibuka sekitar satu pekan setelah proses pembersihan selesai.
Sebelumnya, banjir yang berlangsung cukup lama membuat kawasan Bulak Barat sempat dijuluki seperti “kampung mati” karena aktivitas dan mobilitas warga terganggu. Pemkot Depok juga menyiapkan rencana pembangunan serta revitalisasi jembatan sebagai bagian dari penanganan kawasan tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, mengatakan normalisasi Kali Pesanggrahan masih berlangsung. Penanganan tersebut difokuskan untuk mengurangi banjir yang kerap terjadi di sekitar Jalan Raya Pasir Putih dan kawasan TPA Cipayung.
“Pada tahap awal, penanganan difokuskan pada normalisasi sungai sepanjang kurang lebih 400 meter, disertai pembentukan kembali trase sungai agar lebih lurus dan memiliki penampang yang lebih optimal,” ujar Yodi, Selasa (11/8/2026).
Ia menjelaskan, lebar Kali Pesanggrahan saat ini bervariasi antara 4,5 hingga 12,5 meter. Melalui normalisasi, lebar sungai akan ditata menjadi sekitar 10 meter untuk meningkatkan kapasitas aliran air.
Pekerjaan tersebut didukung lima unit excavator long arm PC200. Selain menata trase sungai, elevasi dasar sungai juga disesuaikan agar aliran air lebih lancar.
“Dengan begitu, debit air yang dapat mengalir semakin besar dan diharapkan mampu mengurangi genangan di area jalan maupun jembatan yang selama ini terdampak,” jelasnya.
Penanganan selanjutnya akan diarahkan hingga titik jembatan yang terdampak agar fungsi Kali Pesanggrahan kembali optimal.
Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri sebelumnya mengatakan Pemkot Depok menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut. Dalam jangka pendek, pemerintah melakukan pengerukan sungai dan perbaikan jembatan.
Menurut Supian, persoalan sampah juga menjadi salah satu faktor yang perlu segera ditangani karena dapat menghambat aliran air.
“Masalah ini sudah bertahun-tahun, jadi pertama saya harus menyelesaikan masalah sampah utamanya dulu,” katanya.
Selain pengerukan, Pemkot Depok berencana meninggikan dan merevitalisasi jembatan agar akses warga tetap aman ketika debit air meningkat. Pemerintah juga menyiapkan rencana pengelolaan sampah menjadi energi listrik yang ditargetkan mulai berjalan pada awal 2028.
Warga berharap normalisasi Kali Pesanggrahan dan perbaikan jembatan dapat mengembalikan akses Cipayung-Pasir Putih secara normal serta mencegah banjir berkepanjangan kembali terjadi.















