
Siarandepok.com – Rencana pembangunan Gedung SMKN 5 Depok di kawasan Perumahan Cinere Residence, RW 05, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan segera dimulai. Padahal, lahan fasos dan fasum seluas sekitar 5.000 meter persegi telah diserahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan sekolah tersebut.
Ketua RW 05 Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Mohammad Husni mengatakan, dirinya sempat mengikuti rapat pembahasan rencana pembangunan Gedung SMKN 5 yang digelar di SMAN 5 Depok pada awal Agustus 2026.
Namun, dalam rapat tersebut belum diperoleh kepastian mengenai waktu dimulainya pembangunan. Salah satu kendala yang masih dibahas berkaitan dengan sertifikat lahan.
“Saya sempat ikut rapat pembahasan rencana pembangunan Gedung SMKN 5 di wilayah kami, tapi saat itu belum ada kepastian sebab masih ada masalah sertifikat tanah yang akan dibangun,” ungkap M. Husni.
Hal senada disampaikan Kepala Seksi Pembangunan dan Ekonomi Kantor Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Maya Suharyani. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti kapan pembangunan gedung sekolah tersebut akan dimulai.
Maya mengatakan, dirinya juga mengikuti rapat pembahasan pembangunan yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi lahan.
“Ya, saya juga mengikuti rapat pembahasan di SMAN 5 beberapa waktu lalu dan saat itu dilanjutkan dengan peninjauan lokasi. Tapi sepertinya memang masih ada kendala sehingga sampai sekarang pekerjaan pembangunan SMKN 5 belum juga dilaksanakan,” tuturnya.
Wali Kota Minta Pembangunan Disegerakan
Sebelumnya, Wali Kota Depok H. Supian Suri telah meminta agar pembangunan Gedung SMKN 5 segera direalisasikan.
Permintaan tersebut disampaikan karena lahan pembangunan telah diserahkan Pemkot Depok kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selain itu, SMKN 5 Depok juga telah membuka penerimaan peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2026/2027.
Pada penerimaan tersebut, sekolah telah mengakomodasi sebanyak tiga kelas siswa baru. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar para siswa masih menumpang di SMKN 2 Depok yang berada di Kelurahan Sawangan.
Kondisi tersebut membuat percepatan pembangunan gedung SMKN 5 dinilai penting agar proses belajar mengajar para siswa dapat segera berlangsung di sekolah sendiri.
Hingga saat ini, masyarakat di sekitar lokasi masih menunggu kepastian realisasi pembangunan sekolah tersebut, termasuk penyelesaian persoalan administrasi dan sertifikat lahan yang disebut masih menjadi salah satu kendala.***















