Ruang Terbuka Hijau di Kota Depok Meningkat

- Reporter

Selasa, 19 Februari 2019 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) fokus menambah jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Depok. Berbagai upaya telah dilakukan seperti pembangunan taman, pemanfaatan ketersediaan arboretum dan penghijauan situ juga terus dilakukan, agar jumlah ruang terbuka hijau meningkat signifikan.

“Dari tahun 2011 hingga 2014 luas taman di Kota Depok mencapai 36 ribu meter persegi. Jumlahnya meningkat signifikan pada tahun 2018 sebanyak 6.140 meter persegi. Pembangunan taman kelurahan dan taman RW jadi penyumbang terbesar,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati, di Balai Kota Depok, Senin (18/2).

Menurut Etty, tambahan tersebut belum termasuk jumlah aset pengembang yang diserahkan ke Pemkot Depok. Jika dikalkulasikan, lanjut Etty, sampai akhir tahun 2018, keseluruhan taman yang terbangun mencapai 245.063 meter persegi.

“Jumlahnya setiap tahun bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk Kota Depok yang kini mencapai 2,1 juta jiwa. Sampai saat ini, pembangunan taman masih terus dilakukan sampai seluruh kelurahan memiliki taman,” katanya.

Adapun beberapa pembangunan taman yang telah berjalan dan sudah dimanfaatkan warga, jelas Etty, antara lain Taman RT 01 RW 12 Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis seluas 1.655 meter persegi, Taman RW 12 Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas seluas 1.350 meter persegi, dan Taman Kompleks Graha Cinere RT 02 RW 08 Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo seluas 1.711 meter persegi.

 

Penulis: Adista

Editor: Muhammad Rafi Hanif

 

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru