Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

- Reporter

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan akan segera refocusing atau memfokuskan target penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Refocusing tersebut, kata Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari adalah upaya untuk menghemat anggaran MBG di tahun 2027.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, dengan beberapa Kementerian yang lain,” ucap Arumsari kepada awak media usai rapat tertutup dengan Komisi IX DPR RI pada Senin, 15 Juni 2026.

Fokus Golden Period Anak

Arumsari mengatakan bahwa menurut Kementerian Kesehatan, intervensi gizi sebaiknya dilakukan dari usia kandungan sampai dengan 1.000 hari pertama kelahiran.

“Lalu sampai dengan 2 tahun nanti ada intervensi gizi lalu sampai dengan usia selanjutnya. Nah, bentuknya pemenuhan gizi,” kata Arumsari.

“Kami berusaha mendengarkan para pakar yang sudah ada di Kementerian Kesehatan, dari situlah kami melakukan refocusing penerima manfaat,” imbuhnya.

Potensi Siswa SMA Tidak Dapat MBG

Salah satu cara untuk refocusing penerima MBG, Arumsari memberi contoh kemungkinan menghilangkan siswa SMA dari daftar penerima manfaat.

“Tujuannya kan bagaimana supaya indikator tujuan intervensi gizi ini tercapai, tapi penerima manfaatnya lebih fokus,” ungkapnya.

“Misalnya lah contoh gampang, untuk SMA ya mungkin tidak perlu diberikan lagi MBG. Apalagi SMA-SMA yang mungkin yang uang sakunya anak-anaknya sudah Rp100.000, Rp200.000 gitu ya, yang high class itu tidak perlu lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut, dengan dihapusnya siswa SMA, penerima manfaat untuk MBG akan berkurang 8 juta.

“Nah, itu yang kami exercise, tapi kami tidak menghilangkan esensi dari intervensi visi yang dilakukan oleh pemerintah. Jadi, refocusing diperlukan supaya lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Penerima manfaat MBG sendiri adalah siswa sekolah, santri, dan kelompok rentan yang sering disebut 3B, yaitu ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.

MBG juga menyasar pada kelompok lansia usai kebijakan perluasan sasaran program beberapa waktu lalu.

Anggaran MBG 2027

Sementara itu, pelaksanaan MBG di tahun 2027 dianggarkan oleh Kementerian Keuangan dan Bappenas sebanyak Rp270 triliun.

“Menurut surat dari Kementerian Keuangan dan Bappenas, untuk 2027 sebenarnya kami mendapat pagu indikatif Rp270,2 triliun untuk penerima manfaat 81,5 juta,” ujar Arumsari.

“Namun, tadi ketika kami sampaikan bahwa pada 2026 dari Juli sampai akhir 2026 kami akan terus melakukan langkah perbaikan,” tukasnya.***

Berita Terkait

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru