Kemenperin Buka 400 Formasi CPNS Tahun Ini, Mayoritas Tenaga Pendidikan

- Reporter

Senin, 24 September 2018 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Perindustrian membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 sebanyak 400 formasi untuk para lulusan Diploma III (D-III), D-IV, Strata 1 (S-1), dan S-2. Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2018 Tanggal 29 Agustus 2018 Tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Perindustrian Tahun Anggaran 2018.

“Total 400 formasi tersebut, terdiri dari 352 formasi umum, 40 formasi khusus putra dan putri lulusan terbaik berpredikat dengan pujian (cumlaude) dan 8 formasi khusus penyandang disabilitas,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar di Jakarta, Senin (24/9).

Haris menjelaskan, formasi yang disediakan tahun ini didominasi untuk mengisi kebutuhan tenaga pengajar di sejumlah unit pendidikan yang dimiliki oleh Kemenperin, seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Politeknik. “Sebanyak 212 formasi itu akan ditempatkan sebagai dosen, guru, instruktur dan pranata laboratorium pendidikan bagi SMK dan Politeknik di lingkungan Kemenperin,” ungkapnya.

Upaya tersebut sejalan dengan fokus pemerintah saat ini dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) terutama yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Apalagi, Kemenperin menjadi leading sector untuk pelaksanaan program pendidikan vokasi. “Sejak tahun lalu, kami telah meluncurkan pendidikan vokasi yang link and match antara SMK dengan industri,” jelasnya.

Pelaksanaan program tersebut sudah menjangkau Pulau Jawa sampai Sumatera, dan akan dilanjutkan ke wilayah lainnya di seluruh Indonesia. Dari program ini, Kemenperin mampu melibatkan sebanyak 618 perusahaan dengan menggandeng hingga 1.735 SMK.

Haris menambahkan, 188 sisa formasi lainnya adalah untuk mengisi jabatan pelaksana maupun jabatan fungsional sebagai penunjang utama tugas pokok Kemenperin. “Dalam upaya mendorong peningkatan kinerja industri nasional agar semakin berdaya saing global, dibutuhkan tenaga aparatur yang kompeten terutama dalam kesiapan memasuki era revolusi industri 4.0,” tuturnya.

Berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, salah satu program prioritasnya, yakni peningkatan kualitas SDM. “Sebab, SDM terampil menjadi kunci penting untuk kesuksesan dari implementasi industri 4.0,” imbuhnya.

Mengenai persyaratan untuk pelamar CPNS, usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun. “Selain itu, syarat lainnya pelamar harus memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dengan nilai TOEFL sekurang-kurangnya 475 untuk formasi guru dan dosen. Sedangkan, nilai TOEFL sekurang-kurangnya 500 untuk formasi di unit Direktorat Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional. Nilai TOEFL berlaku sampai dengan 31 Desember 2018,” papar Haris.

Tata cara pendaftarannya, pelamar harus membuat akun sistem seleksi CPNS (SSCN) 2018 melalui portal nasional https://sscn.bkn.go.id mulai hari Rabu, 26 September 2018 dan ditutup pada hari Jumat, 5 Oktober 2018 (ditutup pukul 23.59 WIB). Yang perlu disiapkan, di antaranya pas foto (berlatar belakang merah min 120 kb dan max 200 kb dengan format .JPG atau .JPEG), KTP, ijazah, dan transkip nilai untuk diunggah di portal tersebut.

Rencananya, pengumuman hasil validasi dokumen administrasi pada tanggal 14 Oktober 2018. Apabila terjadi perubahan jadwal, akan diinformasikan lebih lanjut melalui laman khusus penerimaan CPNS Kemenperin: http://rekrutmen.kemenperin.go.id.

Berita Terkait

DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Langkah Nyata Pemkot Depok Dorong Kota Ramah Anak dan Inklusif
Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Perkuat Langkah Menuju Pasar Global
Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa
Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital
PT. Tirta Asasta Depok Raih Anugerah Transformasi Korporasi dan Tata Kelola BUMD Menuju IPO

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Wamen LH Targetkan Seluruh Sampah Dikelola pada 2029, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Lahan Sudah Diserahkan, Pembangunan Gedung SMKN 5 Depok Belum Juga Dimulai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:17 WIB

PERSADA 212 Depok Kecam Promosi Miras Nemport Dengan Chalenge Hafal Ayat Al-Quran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Tembus Level Proaktif Bintang 3, Depok Jadi Kota Pertama di Indonesia Raih Predikat PKP-BJ dari LKPP

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Normalisasi Kali Pesanggrahan, Banjir Cipayung-Pasir Putih Mulai Surut

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dorong Generasi Muda Aktif di Masjid, DKM Masjid Baitul Kamal Balaikota Depok Bentuk Remaja Masjid

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Diduga Ditemukan Indikasi Bahan Radioaktif, Pemkot Depok Tinjau Bekas TPS Liar di Limo

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Wamen LH Sidak TPA Cipayung, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan Sampah Menuju Target 2029

Berita Terbaru