
SIARANDEPOK.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kota Depok menyambut positif tantangan dari Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, untuk mengembangkan Depok sebagai kota film. Langkah ini diambil sebagai bagian dari dorongan dalam memperkuat ekosistem industri kreatif di wilayah tersebut.
Ketua DPC GEKRAFS Kota Depok, Yusni Nurdani, menegaskan komitmennya untuk menjawab tantangan tersebut melalui kolaborasi antar-pelaku ekonomi kreatif. Menurutnya, industri hiburan Tanah Air memiliki potensi besar yang sejajar dengan negara-negara seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam memanfaatkan film serta musik sebagai media promosi budaya dan penggerak ekonomi.
Yusni menilai Indonesia memiliki rekam jejak yang kuat dalam industri tayangan hiburan, seperti kepopuleran sinetron dan film televisi (FTV) di masa lalu. GEKRAFS Depok berencana menghidupkan kembali kejayaan tersebut dengan mengadaptasi konsep produksi karya perfilman agar lebih sesuai dengan tren generasi masa kini.
Sebagai langkah konkret, GEKRAFS Depok berencana menghimpun para kreator dan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor. Melalui wadah diskusi tersebut, mereka akan memetakan potensi lokal guna memproduksi karya film yang dapat mengangkat keunikan serta identitas Kota Depok.
Selain menggalang kekuatan di tingkat daerah, GEKRAFS Depok juga membuka ruang kolaborasi dengan jaringan ekonomi kreatif di tingkat Provinsi Jawa Barat. Sinergi ini ditujukan untuk memperluas jejaring, berbagi pengalaman, serta memperkuat dukungan teknis dalam produksi film.
Melalui kerja sama strategis ini, Depok diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu mencetak karya perfilman berkualitas yang mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi para kreator lokal.















