Asean Siap Bersinergi Jadi Pabrikan Manufaktur Terdepan di Asia

- Reporter

Jumat, 14 September 2018 - 19:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Negara-negara di kawasan Asia Tenggara sedang meningkatkan kemampuan dan menyiapkan kolaborasi bersama untuk menjadi basis manufaktur terdepan di Asia (factory Asia’s next frontier) serta mengambil peluang dengan memasuki era revolusi industri 4.0.

“Jadi, ke depan itu bukan lagi persoalan kekuatan masing-masing, tetapi lebih kepada kerja sama antara negara anggota Asean yang saling menguntungkan,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menjadi narasumber pada diskusi panel World Economic Forum (WEF) on Asean di Hanoi, Vietnam, Kamis (13/9).

Forum tersebut dihadiri lebih dari 1.200 peserta yang meliputi pemimpin bisnis, kepala negara, menteri, akademisi, dan sejumlah tokoh penting. Mereka berdiskusi dan berbagi pandangan mengenai masa depan, khususnya tentang Industri 4.0 sesuai tema yang diusung “Asean 4.0: Entrepreneurship and the Fourth Industrial Revolution”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menperin menyebutkan, beberapa strategi yang perlu dilakukan negara-negara di Asean supaya industri manufakturnya berdaya saing global, antara lain adalah meningkatkan kapabilitas manufaktur mereka yang maju dan diperlukan kebijakan untuk menarik investasi.

Selanjutnya, teknologi baru harus diadopsi dan dibutuhkan keterampilan pekerja dalam menanganinya. “Dengan industri 4.0, tentunya menimbulkan kesempatan baru yang membutuhkan kerja sama untuk reskilling maupun up-skilling terhadap kompetensi sumber daya manusia (SDM) di masing-masing negara Asean,” jelas Airlangga.

Menurutnya, seluruh tenaga kerja yang berketerampilan tinggi akan menjadi kunci kesuksesan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Selain itu, yang perlu diperhatkan adalah mendorong industri kecil dan menengah (IKM) ikut berpartisipasi dalam transformasi tersebut.

“Negara-negara ASEAN harus mempertimbangkan kolaborasi timbal balik sebagai sarana mempercepat transformasi dan mengatasi tantangan secara bersama. Mereka juga harus memanfaatkan kekuatan masing-masing negara dan menciptakan sinergi di antara mereka sendiri,” papar Menperin.

Sebelumnya, di depan sejumlah pemimpin negara, Presiden Joko Widodo mengajak mereka bersama-sama mendorong peningkatan ekonomi bukan lagi dari sumber daya alam, melainkan SDM yang tidak terbatas. Menariknya, Jokowi menyampaikan hal itu dengan menyitir film Avengers: Infinity War.

“Kita tahu, dalam film tersebut muncul sosok bernama Thanos yang mengancam akan memusnahkan setengah populasi bumi, dengan alasan sumber daya yang kian terbatas. Namun kenyataannya, sumber daya untuk manusia tidak terbatas,” tegasnya.

Menurut Presiden, SDM menjadi faktor penting dalam impelementasi industri 4.0. Di sampng itu, didukung perkembangan teknologi terkini yang akan mampu menghasilkan peningkatan efisiensi dan memberikan kemampuan untuk sumber daya lebih banyak dari sebelumnya.

“Saya percaya revolusi industri 4.0 ini akan menciptakan banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesetaraan. Karena salah satu aspek penting dari industri 4.0 adalah turunnya biaya produksi dan jasa sehingga harga barang semakin murah dan mudah dijangkau kalangan berpenghasilan rendah,” ungkapnya

<

Berita Terkait

DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna Tuk Peringati HUT Depok Ke-25
Cak Imin Ungkap PKB Ingin Terus Menjalin Kerjasama dengan Gerindra
Supian Suri Diprediksi Menang Dalam Pilkada 2024 Karena Bakal Diusung Koalisi Parpol Besar
KUA Cipayung Kota Depok Gelar Tadarus Bareng Ibu-Ibu Majlis Ta’lim
Angkutan Lebaran 2024 Masih Cukup Tersedia, KAI Daop 1 Jakarta Tambah 344 Perjalanan KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen
Rumah Hijabers | Supplier Baju Muslim & Muslimah Anak & Dewasa di Kota Depok
5 Menu Yang Biasa Nabi Muhammad Makan Untuk Sahur Dan Berbuka Puasa
Kue Kering Lebaran 2024 Cookies Bomboloni, Belum Ada Yang Bikin

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:58

Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:01

Ulama Besar, Grand Syaikh Al-Azhar Bakal Hadir di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Senin, 8 Juli 2024 - 18:38

Madina Muharram Festival 1446 H, Ramah Keluarga, Beribu Manfaat

Senin, 8 Juli 2024 - 18:30

Alumni Muda Gontor Sambut Baik Sejumlah Pendukung Idris Balik Arah Jagokan Supian Suri

Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:19

Aliansi BEM PTMA-I Zona 3 Minta Polisi Usut Tuntas Sejumlah Kasus Represifitas

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:04

Hj Nurhayati: Stunting Ini Bisa Diselesaikan Asal ….

Kamis, 4 Juli 2024 - 14:51

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Hadiri Tajamuk Kader Pesantren & Kiai Muda FPAG se Indonesia di Pondok Modern Darussalam Gontor

Selasa, 2 Juli 2024 - 22:12

Buka Workshop Pemutakhiran PK-24, Fazar: Jaga Kualitas Data!

Berita Terbaru