



Siarandepok.com – DEPOK — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menegaskan komitmennya untuk terus memeluk perkembangan industri kreatif lokal, khususnya di bidang seni rupa. Pemkot berjanji akan hadir secara nyata guna memfasilitasi ruang promosi yang lebih luas, agar guratan kuas dan karya memukau para seniman lukis lokal dapat semakin dikenal serta diapresiasi oleh masyarakat luas.
Komitmen dan dukungan hangat tersebut mengalir langsung dari Wali Kota Depok, Supian Suri, saat dirinya menghadiri pameran bertajuk “Departs 2 2026 Color Full Depok”. Berlangsung dari 17 Juni hingga 3 Juli 2026 di Lobby Gedung Dibaleka, Kompleks Balai Kota Depok, pameran ini menjadi panggung unjuk gigi bagi deretan perupa lokal berbakat untuk memamerkan keindahan estetika visual mereka.
Sambil menyusuri setiap sudut galeri dadakan tersebut pada Rabu (24/06/2026), Supian Suri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelukis yang tergabung dalam komunitas Departs. Baginya, kehadiran karya-karya indah ini bukan sekadar pajangan visual, melainkan sebuah energi kreatif yang mampu menghidupkan suasana di pusat pemerintahan kota.
Sebagai langkah konkret yang berkelanjutan, Pemkot Depok berencana membuka ruang pameran seni seluas-luasnya di masa mendatang. Ruang promosi bagi para seniman tidak lagi dibatasi setahun sekali, melainkan akan diintegrasikan langsung ke dalam berbagai agenda festival kota, sehingga perayaan seni dapat tumbuh berdampingan dengan aktivitas warga.
Nuansa humanis kian terasa saat orang nomor satu di Depok itu memutuskan untuk memboyong salah satu karya lukis beraliran surealis bertajuk ‘Balancing’ milik pelukis lokal, Joko Saptono. Aksi beli ini menjadi bukti nyata apresiasi—bukan sekadar janji formalitas di atas kertas—sekaligus bentuk dukungan finansial dan moral yang menyentuh hati para seniman.
Menariknya, Supian Suri sempat melontarkan pengakuan jujur yang jenaka di sela-sela kunjungannya. Sakhirnya tersenyum simpul, ia mengaku lebih mudah menikmati lukisan berwujud nyata dibanding aliran abstrak yang memerlukan perenungan mendalam, sebuah kejujuran yang mencairkan suasana kaku protokoler dan mendekatkan sosok pemimpin dengan realitas warganya. Melalui ruang ekspresi ini, ia berharap semangat mencintai seni akan bertransformasi menjadi rasa cinta yang mendalam terhadap Kota Depok sendiri.













