Perjuangkan Hak Perempuan dengan Pendidikan Sosial Sejak Dini

- Reporter

Senin, 4 Maret 2019 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Nadhila Chairunnisa merupakan salah satu calon legislatif muda DPR-RI yang saat ini baru berusia 24 tahun.

Perempuan ini akan berusaha untuk memperjuangkan hak-hak perempuan di daerah pemilihan (dapil) II yang meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri.

“Saya mau jadi caleg, karena menurut saya sekarang banyak banget isu yang sebenarnya naik dari kekurangan pendidikan dan kekurang rataannya pendidikan. Saya lihat itu pendidikannya kurang disentuh. Seperti masalah perempuan dan diskriminasi misalnya,” kata Nadhila saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (3/3).

Menurut Nadhila, sejauh ini masyarakat di Indonesia masih belum mendapatkan pendidikan sosial secara cukup sejak usia dini. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan pengalamannya ketika ia tinggal di luar negeri.

“Isu perempuan, diskriminatif, itu kita gak diajarin dari usia muda. Kalau di Inggris, itu diajarin. Saya dari kecil di Inggris dan itu menurut saya benar-benar make a difference. Saya lihat pendidikannya kurang tersentuh. Rata-rata pendidikan yang disentuh lebih ke hal yang praktis dan bukan seperti hal yang sifatnya sosial,” kata Nadhila.

Sebagai seorang caleg muda, ia mengakui bahwa tak mudah berjuang agar suaranya didengar oleh banyak kalangan. Apalagi, dirinya juga dihadapkan dengan orang-orang lain yang berusia lebih matang dan memiliki pengalaman yang jauh lebih banyak.

Nadhila mengklaim sering kali dipandang sebelah mata jika memiliki opini yang tidak sejalan dengan kawan lainnya. Meski begitu, caleg cantik ini mengaku tak takut.

Ia menuturkan, akan terus berjuang untuk berani menyuarakan apa yang akan diperjuangkan untuk kursi pileg 2019 mendatang.

 

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru