Santri Ke Depan Harus Kuat Agamanya

- Reporter

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Qolbun Salim SD-SMP-SMA di Kalibaru, Cilodong KH. Naim Mukhtar. (Sumber foto: Istimewa)

Pimpinan Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Qolbun Salim SD-SMP-SMA di Kalibaru, Cilodong KH. Naim Mukhtar. (Sumber foto: Istimewa)

SIARANDEPOK.COM – Di era sekarang, santri ke depannya harus kuat iman, cerdas dunianya, dan lurus niatnya. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Qolbun Salim SD-SMP-SMA di Kalibaru, Cilodong, K.H. Naim Mukhtar, saat menghadiri peringatan Hari Santri Kota Depok di Alun-Alun Timur Kecamatan Cilodong. Ia menegaskan bahwa pada zaman sekarang, tidak cukup bagi seorang santri hanya pintar mengaji kitab.

Menurut Naim, santri harus siap menghadapi tiga hal. Pertama, santri menjadi benteng akidah, yaitu harus paling paham mengenai halal-haram, sunah-bidah, serta hal yang boleh dan tidak boleh diikuti. Kedua, santri menjadi pemenang dunia, bukan korban dunia. Santri tidak boleh kalah bersaing, melainkan harus mampu memanfaatkan ponsel pintar untuk dakwah, berwirausaha, bekerja, dan menguasai bahasa. Jangan sampai santri hanya bisa berceramah, tetapi tidak mampu mencari nafkah yang halal.

Ketiga, santri menjadi pemimpin akhlak. Masyarakat tidak akan mengingat juara kelas berapa seorang santri, melainkan akan mengingat kesopanan, kejujuran, keandalan, dan kesederhanaannya. Sementara itu, Pondok Pesantren Qolbun Salim di Kalibaru, Cilodong, ke depannya akan mencetak santri yang qurani dan cinta Al-Qur’an, serta mandiri hingga mampu hidup tanpa bergantung pada pondok. Ketika pulang ke kampung halaman, kehadiran mereka diharapkan dapat membawa keberkahan dan kemanfaatan bagi lingkungan sekitar. Jika kriteria santri seperti ini terwujud, pesantren tidak akan pernah mati, melainkan justru semakin besar.

Naim menambahkan bahwa santri bukan sekadar mereka yang fasih melantunkan ayat, melainkan mereka yang mampu menerjemahkan ilmu menjadi akhlak dan pengetahuan menjadi pengabdian. Sebab, tidak ada artinya ribuan hafalan jika kejujuran masih diabaikan, begitu pula tingginya ilmu tidak bermakna jika kepedulian terhadap sesama justru memudar.

Hari Santri bukan hanya tentang mengenang perjuangan, melainkan juga menjadi sarana penjelas untuk mempertanyakan apakah ilmu yang dipelajari telah membawa manfaat bagi umat dan perubahan bagi negeri. Santri sejati tidak hanya pandai berbicara tentang kebaikan, melainkan juga berani memperjuangkannya dalam kehidupan nyata.

Sebagai penutup, ia berpesan agar santri terus mengaji untuk menerangi hati, berilmu untuk membenahi negeri, dan berakhlak untuk menjaga bumi.

Berita Terkait

SMP Mumtaza Islamic School Gelar Fieldtrip 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Pemilihan Ketua RT di Sukatani Harus Berbasis Demokrasi Partisipatif, Warga Tegaskan Panitia Jangan Cawe-Cawe !!!
Urgensi Penataan Regulasi Tonase Truk demi Keamanan dan Ketertiban Jalan
Rasio Pajak, Utang, Proyek Industrialisasi, dan Demokrasi Kita
Ekonomi Pesantren dan Jalan Keluar Pembangunan Nasional
Dari Sejarah Emosional Menuju Kedewasaan Reflektif Bangsa
BBM dan Bahasa Kekuasaan: Ketika Pernyataan Menteri Menguji Psikologi Publik
Logat Jawa: Kesalahan Berbahasa atau Identitas Linguistik?

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pantau KDKMP Grogol, Supian Suri Pastikan Program Kebutuhan Pokok Murah Berjalan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:23 WIB

DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:56 WIB

SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:13 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Gelar Fieldtrip 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Al Ikhwan Tasikmalaya Gandeng PRIMAGO Consulting dalam Pengembangan Sekolah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Merawat Harapan dan Senyum Anak-Anak Manggarai di Tengah Masa Pemulihan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026

Berita Terbaru

Pimpinan Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Qolbun Salim SD-SMP-SMA di Kalibaru, Cilodong KH. Naim Mukhtar. (Sumber foto: Istimewa)

Opini

Santri Ke Depan Harus Kuat Agamanya

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:51 WIB

Pembacaan Deklarasi Pesantren Aman dan Nyaman saat Kirab Hari Santri Tingkat Kota Depok 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Depok, Rabu (21/10/26). (Foto: Diskominfo Depok).

Berita Depok

Depok Gaspol Deklarasi Pesantren Aman Bebas Kekerasan

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:57 WIB

Anggota Koramil 02/Beji mendampingi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok dalam memadamkan api yang membakar sebuah kios di Jalan H.M. Thohir, RT 01 RW 02 No. 12, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, pada Rabu (21/10/26). (Foto: Dokumentasi Koramil Beji)

Berita Depok

Sigap! Damkar dan Koramil Beji Jinakkan Api di Pondok Cina

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:47 WIB

Puluhan bangunan liar di Jalan Menpor, Kecamatan Cimanggis, ditertibkan oleh Satpol PP Kota Depok pada Kamis (15/10/26). (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Ratusan Bangunan Liar di Depok Bakal Ditertibkan, Ini Lokasinya!

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:23 WIB