Gerakan Hijau Tiap Pekan, DLHK Depok Dorong Investasi Ekologis Bersama Warga

- Reporter

Senin, 12 Januari 2026 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid TLK DLHK Depok, Tri Sakti Anggoro, saat menanam bibit pohon tabebuya di Lapangan Mini Soccer, Mekarsari, Cimanggis, Kota Depok. (Foto: Siaran Depok/DLHK Depok).

Kabid TLK DLHK Depok, Tri Sakti Anggoro, saat menanam bibit pohon tabebuya di Lapangan Mini Soccer, Mekarsari, Cimanggis, Kota Depok. (Foto: Siaran Depok/DLHK Depok).

SIARAN DEPOK – Memasuki awal tahun, perubahan tak selalu lahir dari kebijakan besar. Di Depok, ia justru tumbuh dari rutinitas sederhana yang dilakukan tanpa jeda: menanam satu pohon setiap pekan.

Inisiatif bertajuk Satu Minggu, Satu Pohon yang digagas Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, kembali berlanjut.

Kali ini, program tersebut menyasar Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, tepatnya di Lapangan Mini Soccer Mekarsari yang baru saja diresmikan Wali Kota Depok, Supian Suri, baru-baru ini.

Program ini sebelumnya tercatat berkontribusi dalam peningkatan Indeks Kualitas Lahan (IKL) Kota Depok pada 2025. Namun bagi Tri Sakti, capaian angka bukan satu-satunya tujuan. Yang lebih penting adalah membangun kebiasaan dan kesadaran bersama.

“Perubahan besar itu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,” kata Tri Sakti dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).

Penanaman di Lapangan Mini Soccer Mekarsari bukan dilakukan asal tanam. Tri Sakti menerapkan standar teknis ketat dalam pemilihan jenis vegetasi agar selaras dengan fungsi ruang publik dan keberlanjutan infrastruktur kota. Pohon tabebuya dipilih karena karakter akarnya aman, tajuknya rindang, serta memberi nilai estetika bagi kawasan olahraga.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya @trisaktiaggr, Sabtu (10/1/2026), terlihat Tri Sakti berdialog dan bekerja bersama warga Mekarsari menanam pohon di sekitar lapangan.

Lokasi penanaman, kata dia, ditentukan berdasarkan titik panas (urban heat island) serta kebutuhan kenyamanan pengguna lapangan.

“Membangun Depok tidak bisa hanya dengan wacana. Kita butuh investasi ekologis yang nyata. Setiap satu pohon yang kita tanam minggu ini adalah janji oksigen untuk warga Depok sepuluh hingga dua puluh tahun ke depan,” ungkap Tri Sakti.

Respons warga pun positif. Eddy Rochaendy, salah satu warga Mekarsari, mengaku bersyukur dengan hadirnya program tersebut.

“Alhamdulillah, warga senang punya lapangan baru. Sekarang makin cantik dan teduh karena ditanami pohon tabebuya,” tuturnya.

Secara teknis, setiap pohon yang ditanam diproyeksikan memberi dampak langsung pada kualitas udara dan suhu mikro. Tri Sakti bahkan telah menghitung target jangka panjangnya secara sederhana.

“Kalau kita konsisten menanam satu lokasi per minggu rata-rata sekitar 10 pohon dalam 10 tahun akan ada minimal 5.200 pohon pelindung baru. Itu di luar program rutin dinas,” jelasnya.

Inisiatif ini juga memicu antusiasme publik yang lebih luas. Sejumlah komunitas lingkungan dan warga mulai aktif melaporkan lahan gersang melalui kolom komentar Instagram untuk dijadikan titik penanaman berikutnya.

Lebih lanjut, tutur Tri Sakti, partisipasi warga adalah kunci. Ia pun berharap, aksi kecil yang dilakukan rutin ini bisa menular dan membentuk gelombang kepedulian kolektif.

“Kenyamanan kota adalah tanggung jawab bersama. Dan itu harus dimulai dari keberanian memberi contoh, setiap pekan, tanpa putus,” tuntasnya.

Berita Terkait

Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru
Mendapat Tempat Di Hati Warga, Pengunjung Lebaran Depok 2026 Membludak Hingga 70 Ribu Orang

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB