Sejarah Nuzulul Qur’an

- Reporter

Kamis, 20 Oktober 2022 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Sejarah turunnya Al Quran benar-benar sangat mulia, hingga disebut lebih baik dari malam 1000 bulan dan penuh berkah.

Kitab suci bagi umat Muslim ini disebut dengan Al Quran yang mempunyai fungsi dan juga sejarahnya. Kitab suci Al Quran diturunkan oleh Allah melewati malaikat Jibril. Sehingga makna diturunkannya Al Quran ini juga sebagai pedoman bagi setiap umat Islam dalam perjalanan kehidupan.

Karena Al Quran dapat membuat hidup bisa lebih teratur dan penuh dengan berkah. Namun, sejarah atau peristiwa turunnya Al-Qur’an mungkin belum banyak yang memahaminya.

Diketahui bahwa Nuzulul Qur’an adalah peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Secara bahasa, Nuzulul Qur’an berasal dari dua kata yaitu Nuzulul yang artinya menurunkan sesuatu dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah dan Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam.

Jadi, dapat dipahami bahwa Nuzulul Qur’an dapat diartikan sebagai peristiwa turunnya Al-Qur’an dari tempat yang tinggi ke muka bumi.

Sehingga pengertian dari Nuzulul Qur’an adalah peristiwa turunnya Al-Qur’an dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW untuk digunakan sebagai pedoman bagi umat Islam. Ketika malam Nuzulul Quran umat Islam berlomba-lomba untuk mendapatkan malam penuh kebaikan yang disebut dengan malam 1000 bulan tersebut. Malam Nuzulul Qur’an ini terjadi di bulan Ramadhan tanggal 17 Ramadhan.

Surah pertama yang turun adalah Surat Al-Alaq ayat 1-5 yang tertulis menjadikan awal dari kenabian Muhammad. Ketika turunnya Al Quran juga menjadi awal penyebaran agama Islam.

Sehingga Al Quran diturunkan dalam dua cara, yaitu secara lengkap di malam Lailatul Qadar dari Lauh Mahfudz ke langit dunia. Lalu diturunkan ke Nabi Muhammad secara bertahap. Dilihat dari sejarah bahwa turunnya Al Quran dibagi menjadi dua periode, yaitu periode Mekkah (sebelum hijrahnya Nabi pada 17 Ramadan 610 M). Selain itu dengan periode Madinah (setelah hijrah).

Selama periode Mekkah, pada umumnya ayat Al Quran yang diturunkan berisi tentang akidah (paham terkait keimanan) dan tauhid (dasar ajaran agama Islam).

Sehingga pada periode Mekkah itu terdapat 86 surat yang diturunkan selama 12 tahun lima bulan. Ayat yang turun di Madinah pada umumnya terkait dengan muamalat (hubungan manusia sebagai makhluk sosial), syariat (aturan dalam kehidupan Islam), dan hukum Islam.

Kemudian, pada periode setelah nabi jihrahnya terdapat 28 surat diturunkan selama sembilan tahun sembilan bulan. Ayat Al Quran yang menjadi terakhir adalah surat Al-Maidah ayat 5.

Nabi Muhammad mewahyukan ayat-ayat Al Quran selama 23 tahun. Sekitar 42 juru tulis menulis ayat-ayat tersebut pada bahan yang berbeda, seperti kertas, kain, pecahan tulang dan kulit.

Pada masa Khalifah Abu Bakar, ada 70 orang yang menjadi Al Quran (qari), terbunuh dalam Pertempuran Yamama, Umar bin al-Khattab menjadi prihatin dan memohon kepada Abu Bakar untuk menyusun Al Quran menjadi sebuah buku.

Sementara itu, Abu Bakar membentuk delegasi di bawah pimpinan Zaid bin Tsabit, salah seorang ahli kitab terkemuka. Kelompok itu terdiri dari 12 orang, diantaranya tokoh-tokoh terkenal seperti Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Talha bin Ubaydullah, Abdullah bin Masood, Ubayy bin Kab, Khalid bin Walid, Hudhaifah dan Saleem.

Usai itu, mereka berkumpul di rumah Umar dan mengumpulkan semua bahan-bahan yang di tertulis ayat-ayat Al Quran. Selain itu, mereka juga mendengarkan lantunan ayat-ayat yang dihafal oleh para sahabat Nabi.

Berita Terkait

Pemetaan Potensi SDM (Talent Mapping): Strategi Tepat Sasaran Membangun SDM Unggul di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor
2 Praktisi Talent Mapping Minat Bakat di Indonesia
KIAS Travel Ajak PPIU Naik Kelas Lewat Skema Umrah Escrow
Ketika Pelayanan Publik Dimulai dari Hati: Ini Pesan Rohmat Rospari untuk ASN Depok
Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani
Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Sistem, hingga Ihsan
PUPR Depok Tekan Potensi Banjir: 10.564 Kubik Sampah Dikeruk dari Kali Pesanggrahan, Ada Kasur hingga Pakaian Dalam
Persatuan Unit-Unit Sukamaju Gelar Donor Darah, Gebyar UMKM, dan Cek Kesehatan Gratis, Wujud Nyata Kolaborasi untuk Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:29 WIB

Bakesbangpol Kabupaten Bogor Perkuat Nilai Kebangsaan melalui Rangkaian Pengambilan dan Pengembalian Bendera Pusaka di Pendopo Malasari

Sabtu, 12 September 2026 - 12:56 WIB

Peringati Hari Pelanggan, Wali Kota Depok Dorong PT Tirta Asasta Tingkatkan Layanan Lewat Asasta Fun Run 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:10 WIB

Mengenal Porprov Jabar, Panggung Unjuk Gigi Atlet Daerah menuju Prestasi Provinsi

Jumat, 11 September 2026 - 21:53 WIB

Konsisten Terapkan Kawasan Tanpa Rokok, Kota Depok Sabet Penghargaan Skala ASEAN

Jumat, 11 September 2026 - 21:50 WIB

Komisi VII DPR Tinjau Penyaluran Kredit Usaha Rakyat untuk UMKM di Depok

Jumat, 11 September 2026 - 20:14 WIB

150 KK di Sawangan Baru Terima Bantuan Air Bersih

Jumat, 11 September 2026 - 20:10 WIB

Komisi VII DPR RI Dalami Penyaluran KUR bagi UMKM di Depok

Jumat, 11 September 2026 - 20:05 WIB

Pemkot Depok Siapkan Masjid hingga Lahan untuk Kantor Kementerian Haji dan Umrah

Berita Terbaru