Christian Adinata Tersingkir di Babak 32 Besar Indonesia International Challenge 2022, Ini Penyebabnya

- Reporter

Kamis, 13 Oktober 2022 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Christain Adinata tereliminasi di babak 32 besar Indonesia International Challenge 2022. Tunggal putra Indonesia itu mengatakan kurangnya kepercayaan diri menjadi penyebab utama dirinya tersingkir di babak 32 besar sehingga tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya.

Christian Adinata gagal mengalahkan Lee Shun Yang wakil Malaysia. Christian kalah langsung dua gim dengan skor yang cukup jauh yakni 13-21 dan 9-21.

Di pertandingan itu, Christian banyak melakukan kesalahan-kesalahan kecil. Selain itu, dia juga kesulitan untuk membalas permainan menyerang dari lawannya.

Christian Adinata pun tidak menyangkal kalau dirinya tidak dalam performa terbaiknya. Akhirnya pertandingan dimenangkan dengan mudah oleh Lee Shun Yang.

“Mengenai kekalahan hari ini, saya merasa tidak dalam performa terbaik. Di sisi lain lawan juga bermain lebih siap,” ujar Christian.

Lebih lanjut, Christian Adinata mengungkapkan bahwa kekalahan di dua turnamen sebelumnya yang berlangsung di Yogyakarta, menurunkan rasa kepercayaan dirinya. Seperti diketahui, ia tidak mencapai semifinal di ketika bertanding di Yogyakarta.

“Kegagalan saya dalam dua turnamen di Yogyakarta lalu cukup berpengaruh terhadap penampilan saya pada hari ini. Saya merasa kepercayaan diri saya menurun dan seperti tidak mengenal diri sendiri,” ujar Christie.

Dengan kekalahan itu, berakhir sudah perjalanan Christian Adinata di Indonesia International Challenge Malang 2022. Namun, dia masih akan berjuang di Malang pekan depan dalam Indonesia Masters Super 100 2022.

Berita Terkait

SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)
Resmi Timnas Indonesia Melantik Pelatih Baru Pengganti Patrick Kluivert, yang Bernama John Herdman
Bahasa Ibu: Tersisih di Rumah Sendiri
BBM dan Bahasa Kekuasaan: Ketika Pernyataan Menteri Menguji Psikologi Publik
Logat Jawa: Kesalahan Berbahasa atau Identitas Linguistik?
Stres di Tengah Santai: Saat Bahasa Feed dan Notifications Memaksa Otak Kita Multitasking
EYD di Tengah Tren Mengetik Gaul: Menemukan Kembali Standar Berbahasa
MENGAPA PIKIRAN DAN UCAPAN TIDAK SEJALAN? PERSPEKTIF PSIKOLIGUISTIK

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:25 WIB

SMK BUDHI Warman 2 Gelar Kegiatan Goes To Yogyakarta Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:49 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Terima 1 Ekor Sapi Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H dari UPZ Bazma Pertamina

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:30 WIB

Kementrian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia Salurkan Hewan Kurban ke Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago 2026: Keberkahan dan Manfaat Untuk Para Penghafal Qur’an

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:46 WIB

Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:03 WIB

Final Project MI Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan ke Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:44 WIB

Serunya Magang/PKL Bagi Siswa SMK di CV Dirgantara Sejahtera Bersama (DSB) Depok

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:14 WIB

Rihlah MI Tarbiyatusshibyan ke Bandung Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terbaru